Kata-kata Presiden FIFA Usai Curacao Lolos ke Piala Dunia 2026

Curacao, Piala Dunia 2026, FIFA, Gianni Infantino, Piala Dunia, Dick Advocaat, Kualifikasi Piala Dunia 2026, Kata-kata Presiden FIFA Usai Curacao Lolos ke Piala Dunia 2026, Ucapan Selamat dari Gianni Infantino, Kesempatan Mengenalkan Talenta Baru, Pertandingan Penentu dan Drama VAR, Mimpi yang Menjadi Nyata

Curacao resmi mencatatkan sejarah besar setelah memastikan tiket ke Piala Dunia 2026, sekaligus memantik respons hangat dari Presiden FIFA, Gianni Infantino.

Kepastian ini diraih usai Curacao menahan imbang Jamaika pada laga pamungkas Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona CONCACAF.

Curacao finis sebagai pemuncak Grup B dengan 12 poin dan berhasil memastikan penampilan perdana mereka di putaran final turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut.

Keberhasilan ini langsung mendapatkan apresiasi dari Presiden FIFA, Gianni Infantino.

Ucapan Selamat dari Gianni Infantino

Melalui unggahan di media sosialnya, Infantino menyampaikan rasa bangga atas pencapaian bersejarah tersebut.

Ia menekankan bagaimana pesatnya perkembangan sepak bola Curacao dalam waktu singkat.

"Selamat untuk Curacao dalam capaian yang luar biasa, baru empat kali mengikuti kualifikasi sebagai negara yang merdeka, kalian menginspirasi," jelas Presiden FIFA Gianni Infantino dikutip dari Instagram pribadi miliknya.

Curacao memang baru mengikuti empat edisi Kualifikasi Piala Dunia 2026 sejak menjadi negara merdeka pada 2010, setelah sebelumnya berada di bawah Kerajaan Belanda.

Bertambahnya jatah negara peserta dari 32 menjadi 48 tim turut membuka peluang bagi negara-negara kecil seperti Curacao untuk tampil di level tertinggi.

Kesempatan Mengenalkan Talenta Baru

Infantino menyebutkan bahwa kehadiran Curacao akan memberikan warna tambahan dalam Piala Dunia yang digadang-gadang menjadi edisi terbesar sepanjang sejarah.

"Ini akan jadi Piala Dunia paling spektakuler dalam sejarah dan kalian menambah kemeriahan ini. Dunia menanti talenta-talenta kalian semua bersama para penggemarnya yang penuh gairah. Selamat," tutupnya.

Dengan populasi sekitar 185 ribu jiwa, Curacao kini menjadi negara dengan jumlah penduduk paling sedikit yang pernah lolos ke Piala Dunia, menggeser rekor Islandia pada edisi 2018.

Curacao, Piala Dunia 2026, FIFA, Gianni Infantino, Piala Dunia, Dick Advocaat, Kualifikasi Piala Dunia 2026, Kata-kata Presiden FIFA Usai Curacao Lolos ke Piala Dunia 2026, Ucapan Selamat dari Gianni Infantino, Kesempatan Mengenalkan Talenta Baru, Pertandingan Penentu dan Drama VAR, Mimpi yang Menjadi Nyata

Para pemain timnas Curacao berpose untuk foto tim sebelum dimulainya laga kualifikasi Piala Dunia zona CONCACAF antara Jamaika dan Curacao di Stadion Nasional di Kingston, Jamaika pada 18 November 2025.

Pertandingan Penentu dan Drama VAR

Laga penentu di Independence Park, Kingston, Rabu (19/11/2025) berakhir imbang 0-0, hasil yang cukup untuk mengantar Curacao menyegel posisi pertama.

Mereka bahkan tampil tanpa pelatih utama, Dick Advocaat, yang harus kembali ke Belanda karena urusan pribadi.

Drama terjadi ketika Jamaika mendapat hadiah penalti di masa tambahan waktu.

Namun, setelah melakukan peninjauan VAR, wasit membatalkan keputusan tersebut dan Curacao bertahan hingga akhir laga.

Jika hadir di Piala Dunia 2026, Advocaat berpotensi mencatat sejarah sebagai pelatih tertua yang tampil dalam turnamen tersebut, yakni pada usia 78 tahun.

Mimpi yang Menjadi Nyata

Gelandang Juninho Bacuna tidak bisa menyembunyikan kebanggaannya atas prestasi monumental tersebut.

"Ini gila dan akan menjadi salah satu hal terbesar yang akan terjadi pada Curacao," kata Bacuna, dikutip dari BBC.

"Ini luar biasa dan menakjubkan. Bahkan beberapa tahun yang lalu, Anda bahkan tidak akan terpikirkan hal itu."

"Untuk menjadi bagian pribadinya dan mewujudkan mimpi itu akan menjadi luar biasa."

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.