Alasan Oxford United Terdegradasi, Piala Presiden Salah Satunya
Kiprah dua musim Oxford United di kasta kedua Liga Inggris setelah promosi melalui play-off pada musim 2023-2024 telah berakhir.
Ole Romeny dan Oxford United dipastikan terdegradasi ke League One atau kasta ketiga sepak bola Inggris setelah Charlton Athletic menang 2-1 atas Hull City pada Sabtu (25/4/2026) memastikan tim milik Erick Thohir ini tidak lagi mampu mengejar zona aman.
Kendati demikian, Oxford United tetap menorehkan kemenangan terbesar musim ini saat mengalahkan tim buntut klasemen Divisi Championship, Sheffield Wednesday, 4-1 pada Sabtu (25/4/2026) setelah mereka dipastikan turun kasta.
Kemenangan tersebut hanyalah yang ke-11 dari 45 laga di kasta kedua Liga inggris. Romeny dkk hanya mengambil 47 poin dari 45 laga.
Oxford United menemani Leicester City dan Sheffield Wednesday ke kasta ketiga Liga Inggris.
Media-media Inggris pun memberikan analisis mereka terkait kegagalan Oxford United ini bertahan.
Salah satunya adalah partisipasi di Piala Presiden pada awal musim.
"Apa yang salah? Ini bukan satu hal besar tetapi serangkaian hal yang berkaitan," ujar Jerome Sale dari BBC Radio Oxford.
"Jadwal pramusim di Indonesia yang bernasib malang dan jendela transfer musim panas yang stop dan start berkontribusi ke start pelan di mana klub tak bisa pulih."
Momen perebutan bola dalam laga final Piala Presiden 2025 antara Oxford United vs Port FC pada Minggu (13/7/2025) di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung.
"Pergantian pelatih yang tepat juga turut berpengaruh."
Analisis lain juga datang dari Dale Ventham, editor di situs Last Word on Sports yang khusus meliput Oxford United.
Piala Presiden Berkontribusi Terhadap Start Buruk Oxford United
Selain menyoroti soal kesulitan di laga kandang, keterlambatan mengganti pelatih, sang penulis juga menyorot tur pramusim klub sebagai salah satu alasan utama.
"Oxford United mengumumkan tur pramusim ke Indonesia, tetapi ini menjadi awal kehancuran bagi tim asuhan Gary Rowett," tulis Ventham.
"The U’s kehilangan beberapa pemain karena cedera, organisasi acara tersebut buruk, dan membuat skuad tertinggal beberapa minggu dalam hal persiapan menjelang musim baru."
Akibat dari partisipasi di turnamen tersebut, tim Rowett kalah dalam tiga pertandingan liga pembuka dan menghadapi perjuangan berat di divisi tersebut sejak awal.
"Skuad mereka kurang persiapan dan mendapati diri mereka harus mengejar ketertinggalan sejak hari pertama."
Kehilangan Pemain karena Cedera
Tentu saja, Piala Presiden 2025 juga menyebabkan penyerang Timnas Indonesia, Ole Romeny, cedera serius pada setengah pertama musim.
Selain itu, pelatih Gary Rowett juga telah menekankan bahwa tur pramusim di Indonesia membuat tim bermain terlalu dini jelang laga pembuka musim.
Selain Romeny, beberapa pemain lain seperti Ciaron Browns, Will Vaulks, Przemyslaw Placheta, Michal Helik, dan Luke Harris juga mengalami cedera setelah bermain di Piala Presiden.
Tekel keras nan telat penyerang Arema FC, Paulinho Moccelin, membuat striker Timnas Indonesia Ole Romeny harus keluar lapangan pada menit ke-16 laga kontra Oxford United. Pertandingan Grup A Piala Presiden 2025 Arema FC Vs Oxford United bergulir di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung pada Kamis (10/7/2025).
"Kami terpaksa menurunkan beberapa pemain setelah kehilangan banyak pemain di Indonesia karena kami merumput terlalu dini, ada efek berantainya," tutur Rowett pada akhir Juli.
Akibat cedera di Piala Presiden tersebut, adaptasi Romeny terganggu dan ia kehilangan setengah musim penuh.
Romeny baru kembali merumput pada awal November dengan dirinya tak pernah bermain lebih dari 66 menit sepanjang musim ini.
Secara total, pemain andalan skuad Garuda tersebut menorehkan 18 penampilan di semua kompetisi tetapi hanya 434 menit bermain tanpa satu pun gol atau assist.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang