Wamenpora Taufik Hidayat Bidik Regenerasi Emas, Minta Piala Presiden Bulutangkis U-15 Jadi Agenda Tahunan

Piala Presiden Bulutangkis U-15
Piala Presiden Bulutangkis U-15

Ajang Piala Presiden Bulutangkis U-15 resmi berakhir di GOR Koni Bandung, Jawa Barat, Sabtu sore 15 November 2025. Namun, pesan dari Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) RI Taufik Hidayat justru baru dimulai. Ia menegaskan pentingnya menjadikan turnamen ini sebagai program pembinaan berkelanjutan untuk mencetak regenerasi atlet bulutangkis Indonesia.

Taufik menilai Piala Presiden harus hadir secara rutin dan diperluas cakupannya. Menurutnya, jika digelar berkesinambungan dan melibatkan lebih banyak provinsi, Indonesia bisa terus melahirkan bibit pemain bertalenta hingga menjadi kekuatan dunia.

“Jika ajang seperti Piala Presiden ini terus kita lakukan secara berkesinambungan dan ditambah lagi provinsinya, saya yakin Indonesia tidak hanya akan melahirkan pemain-pemain bulutangkis pelapis bertalenta, tetapi juga akan menjadi kekuatan bulutangkis di level dunia,” ujar Wamenpora Taufik dalam keterangan resminya dikutip Minggu, 16 November 2025.

Ia juga menegaskan bahwa bulutangkis memiliki arti lebih dari sekadar olahraga. Dalam sambutannya, Taufik mengatakan bulutangkis adalah sejarah dan kebanggaan bangsa Indonesia. Ia mengungkap bahwa perjalanan prestasi panjang Indonesia telah menjadikan cabang ini sebagai tumpuan perolehan medali pada berbagai ajang dunia.

Taufik menambahkan, sistem pembinaan yang tertata dari level akar rumput hingga nasional menjadi faktor penting yang membuat kualitas permainan dan semangat juang para pemain muda semakin terlihat. Hal tersebut dinilainya sebagai kunci menuju lahirnya generasi emas olahraga Indonesia.

Kepada para pemenang, Taufik berpesan agar tidak cepat puas dan menjadikan kemenangan sebagai motivasi untuk terus berkembang. Sebaliknya, bagi peserta yang belum meraih gelar, ia menekankan pentingnya semangat untuk terus berjuang tanpa menyerah.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan turut menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Kota Bandung sebagai tuan rumah babak penutupan turnamen bergengsi ini. Ia menyebut suksesnya penyelenggaraan menjadi bukti komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam memajukan bulutangkis.

Sementara itu, Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora Sri Wahyuni menjelaskan Piala Presiden Bulutangkis U-15 merupakan implementasi arahan Wamenpora untuk menghadirkan kompetisi yang merata di seluruh Indonesia. Ia mengungkapkan bahwa ajang ini telah digelar di 17 regional dengan total 1014 peserta, dan tahun berikutnya diproyeksikan untuk memperluas jangkauan ke lebih banyak daerah.