Cara Goreng Ikan agar Kulit Utuh dan Minyak Tidak Memercik, Tabur Bahan Ini
Menggoreng ikan memang terlihat sederhana, tetapi kenyataannya banyak orang enggan melakukannya karena minyak sering meletup dan mengenai tangan.
Penyebab utamanya adalah kandungan air pada ikan yang bertemu minyak panas.
Tak jarang kulit ikan ikut lengket di wajan dan membuatnya sulit dibalik.
Mengutip BHG.com dan Life Hacker, ada beberapa trik yang bisa dilakukan agar minyak lebih tenang dan proses menggoreng jadi aman.
Lewat artikel ini, kamu akan menemukan langkah praktis agar ikan matang merata tanpa cipratan berbahaya.
1. Pastikan wajan benar-benar kering
Air yang tersisa di permukaan wajan bisa membuat minyak memercik saat dipanaskan. Panaskan wajan dengan api kecil lalu lap menggunakan tisu dapur hingga benar-benar kering sebelum menambahkan minyak.
2. Gunakan wajan cekung
Wajan cekung berukuran agak besar membantu mengurangi risiko cipratan minyak mengenai tangan. Meski tidak sepenuhnya menahan letupan, bentuknya memberi perlindungan ekstra dan membuat ruang gerak lebih aman.
Ilustrasi ikan yang sedang digoreng.
3. Goreng dengan minyak yang benar-benar panas
Menurut BHG.com, suhu minyak ideal untuk menggoreng ikan berada di sekitar 180 derajat Celsius. Minyak panas membantu ikan cepat membentuk kulit renyah sehingga air tidak keluar terlalu banyak. Goreng ikan selama 5–8 menit agar matang tanpa gosong.
4. Tepuk-tepuk ikan hingga permukaannya kering
Sebelum masuk ke wajan, keringkan ikan dengan tisu dapur. Ikan yang permukaannya kering akan memercik lebih sedikit dan membuat kulitnya tetap utuh saat dibalik.
5. Taburi minyak dengan tepung terigu
Trik ini diulas dalam Life Hacker: taburan tepung terigu dapat menyerap sisa air, baik dari ikan maupun wajan, sehingga minyak tidak meletup.
Cukup taburkan beberapa jumput tepung ke minyak panas, aduk perlahan, lalu masukkan ikan.
Selain tepung, sedikit garam juga bisa digunakan, asal tidak berlebihan agar rasa ikan tetap seimbang.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang