Bukan Ikan, Restoran di Pinggir Rawa Pening Ini Andalkan Bebek Goreng
Kuliner di kawasan Rawa Pening identik dengan aneka olahan ikan. Namun, jika ingin mencari yang berbeda, salah satu tempat yang bisa didatangi adalah Bebek Goreng Eco.
Lokasinya di Jalan Banyubiru-Muncul 106 Kebondowo, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
Tempat makan ini terletak strategis di antara tempat wisata Bukit Cinta dan Benteng Willem 1 Ambarawa. Dari Bukit Cinta, jaraknya sekitar 500 meter, sedangkan dari Benteng Willem 1 Ambarawa, jaraknya sekitar empat kilometer.
Dengan nuansa dan arsitektur Bali yang sangat kental, Bebek Goreng Eco bisa jadi tempat makan keluarga baik sebelum maupun setelah berwisata.
Restoran di pinggir Rawa Pening ini sajikan bebek goreng
Gunakan bebek pedaging
Kuliner di kawasan Rawa Pening identik dengan aneka olahan ikan. Namun, jika ingin mencari yang berbeda, ada restoran yang suguhkan bebek goreng.
Pemilik Bebek Goreng Eco, Purwadi (50) yang akrab dipanggil Ipung mengatakan, ia sengaja menawarkan sensasi kuliner yang berbeda agar wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Semarang, mendapat banyak pilihan.
"Kan wisatawan yang datang ke Bukit Cinta atau Benteng Willem ini terkoneksi sehingga kami membuka usaha kuliner ini untuk memberi alternatif bagi wisatawan, bisa mengisi perut, sekaligus beristirahat," ujar Ipung, Sabtu (9/5/2026).
Sesaat memasuki resto Bebek Goreng Eco, pengunjung akan disambut suasana sejuk. Gemericik air mancur mini terdengar, berpadu dengan aneka pohon berbalut kain motif kota-kotak hitam putih. Suasana semakin tenang berkat sayup-sayup terdengar alunan musik khas Bali.
Ipung mengatakan, Bebek Eco memiliki daya tampung hingga 250 orang. Lahan parkir yang luas sehingga bisa dimanfaatkan oleh pengunjung.
"Kami ini memang spesialis bebek goreng. Tapi kalau yang tidak suka bebek, ada juga menu ayam goreng," kata Ipung.
Kuliner di kawasan Rawa Pening identik dengan aneka olahan ikan. Namun, jika ingin mencari yang berbeda, ada restoran yang suguhkan bebek goreng.
Bebek yang disajikan merupakan bebek pedaging yang didatangkan khusus dari peternak langganan.
Bebek pedaging dinilai memiliki daging yang tebal, empuk, dan renyah. Meski saat digoreng tidak membutuhkan waktu terlalu lama, bumbu rempah andalan bisa meresap ke daging bebek.
Apalagi, setiap menu ada dua pilihan sambal yakni sambal tomat yang lembut sehingga bisa dicoba bila tak terbiasa rasa pedas, atau sambal bawang pedas yang membuat penyantapnya berkeringat.
Tempat makan ini buka setiap hari, mulai pukul 09.00 WIB hingga 21.00 WIB.
Untuk harga, bebek goreng seharga mulai Rp 27.000 dan ayam goreng seharga mulai Rp 17.000. Sementara itu, harga bebek utuh mulai Rp 85.000, serta paket nasi, sambal, dan lalapan mulai Rp 5.000.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang