Cara Bikin Adonan Tepung Ayam Goreng Crispy dan Tidak Keras, Modal 2 Bahan
Ayam goreng tepung jadi salah satu menu rumahan favorit yang selalu bikin ketagihan.
Tapi sering kali hasilnya justru keras, tidak renyah, atau cepat lembek setelah dingin.
Padahal, rahasia membuat adonan tepung ayam goreng crispy kriuk dan tidak alot bisa dilakukan hanya dengan dua bahan sederhana.
Dikutip dari The Kitchn, kunci kerenyahan ayam goreng terletak pada penggunaan putih telur dan tepung maizena sebagai lapisan utama.
Dalam artikel ini, kamu akan menemukan cara mudah membuat ayam goreng tepung yang renyah maksimal ala restoran hanya dengan bahan dapur seadanya.
Rahasia Kerenyahan Adonan Ayam Goreng
Untuk menghasilkan ayam goreng yang renyah dan flaky, adonan tepung harus bisa menciptakan lapisan tipis yang kering di luar, tapi tetap lembut di dalam.
Menurut The Kitchn, keberhasilan ayam goreng kriuk bergantung pada dua hal: jenis tepung dan bahan pengikat.
Tepung maizena membantu mengurangi kadar gluten dalam tepung terigu, sementara putih telur berfungsi sebagai perekat alami yang menjaga tekstur tetap renyah.
ilustrasi ayam goreng tepung putih telur.
1. Gunakan Putih Telur Sebagai Perekat
Putih telur berperan penting dalam membantu tepung menempel pada potongan ayam. Saat digoreng, putih telur akan mengeras dan membentuk lapisan tipis yang kering di luar, menciptakan tekstur renyah dan garing.
Hindari menggunakan kuning telur karena justru membuat lapisan tepung menjadi lembek. Jika ingin rasa lebih gurih, kamu bisa menambahkan sedikit garam atau bumbu halus ke dalam putih telur sebelum digunakan.
2. Tambahkan Tepung Maizena untuk Hasil Kriuk
Tepung maizena berfungsi memperlemah struktur protein pada tepung terigu, sehingga adonan tidak menjadi keras. Hasilnya, lapisan tepung ayam akan renyah, ringan, dan tidak alot meski setelah dingin.
Campurkan maizena ke dalam tepung terigu dengan perbandingan 1:3, misalnya 50 gram maizena untuk setiap 150 gram tepung terigu. Kamu juga bisa menambahkan sedikit lada, bawang putih bubuk, atau kaldu bubuk agar adonan punya rasa gurih alami.
3. Gunakan Adonan Basah dan Kering
Setelah ayam dimarinasi dengan garam atau buttermilk, siapkan dua jenis adonan:
- Adonan basah: campuran putih telur dengan sedikit air.
- Adonan kering: tepung terigu, tepung maizena, dan bumbu halus.
Celupkan ayam ke adonan basah terlebih dulu, lalu balurkan ke adonan kering. Tekan-tekan tepung menggunakan tangan agar menempel sempurna di seluruh permukaan ayam. Diamkan ayam selama 10–15 menit sebelum digoreng supaya lapisannya lebih kokoh.
ilustrasi ayam goreng tepung, sajian yang dicbuat oleh orang Skotlandia.
4. Goreng dengan Minyak Banyak dan Api Sedang
Panaskan minyak dalam jumlah banyak hingga ayam terendam seluruhnya. Pastikan suhu minyak stabil di kisaran 170°C–180°C. Jika terlalu panas, bagian luar ayam cepat gosong tapi bagian dalam belum matang.
Goreng ayam selama 8–10 menit, balik sesekali agar matang merata. Setelah berwarna keemasan, angkat dan tiriskan di rak kawat (bukan tisu dapur) supaya bagian bawahnya tetap garing.
5. Tips Tambahan agar Ayam Tetap Crispy Lebih Lama
- Gunakan ayam yang sudah dimarinasi dengan air garam minimal 30 menit agar lebih empuk.
- Jangan menumpuk ayam goreng panas karena uapnya bisa membuat tepung lembek.
- Untuk versi lebih ringan, tambahkan sedikit baking powder pada tepung kering.
- Simpan ayam goreng di oven suhu rendah (sekitar 100°C) selama menunggu disajikan agar tetap kriuk.