Timur Kapadze Buka Peluang Latih Timnas Indonesia Usai Antar Uzbekistan ke Piala Dunia 2026
Sosok Timur Kapadze kembali menjadi sorotan usai resmi mundur dari jabatannya sebagai asisten pelatih Timnas Uzbekistan.
Keputusan ini disampaikan langsung oleh Federasi Sepak Bola Uzbekistan (UFF) melalui rilis resmi di akun Instagram mereka.
"Timur Kapadze, asisten pelatih tim nasional Uzbekistan, telah mengajukan permohonan kepada pimpinan Asosiasi Sepak Bola Uzbekistan untuk dibebaskan dari jabatannya, dan menyatakan keinginannya untuk melanjutkan kariernya di panggung baru," tulis UFF.
Mengapa Timur Kapadze Mundur dari Timnas Uzbekistan?
UFF menyatakan menghormati keputusan Kapadze yang memilih melanjutkan karier kepelatihannya sebagai pelatih kepala di tim lain.
“Karena sang spesialis menerima tawaran lain dan berniat melanjutkan karier kepelatihannya sebagai pelatih kepala, pimpinan UFA dengan hormat menerima keputusannya,” lanjut pernyataan tersebut.
Usai pengumuman resmi itu, Kapadze mengunggah foto di akun Instagram pribadinya dengan pesan perpisahan penuh emosi.
“Masa bakti saya bersama tim nasional telah berakhir. Tahun-tahun ini penuh dengan emosi, kemenangan, dan pengalaman tak terlupakan,” tulisnya.
Kapadze juga menyampaikan rasa terima kasih kepada pemain, staf, dan federasi atas kerja sama yang solid selama masa jabatannya.
“Terima kasih khusus kepada seluruh penggemar atas dukungan, energi, dan kepercayaan kalian yang tak henti-hentinya kepada tim. Saya bangga telah menjadi bagian dari perjalanan ini,” ujarnya.
Siapa Timur Kapadze dan Seberapa Penting Perannya di Uzbekistan?
Pelatih Uzbeksitan, Timur Kapadze, membantu jalannya drawing ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di AFC House, Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (17/7/2025).
Timur Kapadze adalah salah satu tokoh besar dalam sejarah sepak bola Uzbekistan. Ia pernah memperkuat klub Pakhtakor Tashkent (2002–2007) dengan 152 penampilan dan 28 gol, lalu bergabung ke Bunyodkor (2008–2010) dan mencetak 11 gol dari 70 pertandingan.
Kariernya juga membentang ke luar negeri bersama Incheon United, Al Sharjah, dan Aktobe sebelum pensiun di Lokomotiv Tashkent.
Sebagai pemain, Kapadze mencatat 119 caps dan 10 gol bersama Timnas Uzbekistan (2002–2015). Setelah pensiun, ia terjun ke dunia kepelatihan dan dipercaya menangani Timnas U23 Uzbekistan.
Di bawah arahannya, Uzbekistan berhasil lolos ke Olimpiade Paris 2024 — pencapaian bersejarah pertama dalam sepak bola negeri tersebut.
Atas keberhasilan itu, Kapadze dipromosikan menjadi pelatih kepala Timnas senior Uzbekistan pada Januari 2025 menggantikan Srecko Katanec.
Di bawah arahannya, Uzbekistan tampil luar biasa di Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan rekor enam kemenangan, tiga imbang, dan hanya sekali kalah, memastikan tiket ke Piala Dunia untuk pertama kalinya.
Apakah Timur Kapadze Akan Melatih Timnas Indonesia?
Setelah resmi mundur, nama Kapadze langsung dikaitkan dengan Timnas Indonesia. Bahkan, ia secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk menangani skuad Garuda.
“Saya siap memimpin tim nasional Indonesia. Saat ini saya bebas dan menunggu tawaran,” kata Kapadze kepada kantor berita Uzbekistan, UZA.
Kapadze menambahkan bahwa dirinya terbuka untuk melatih tim manapun.
“Saya masih berkesempatan untuk tetap bersama tim nasional, tetapi saya punya ide sendiri. Saya berniat untuk mendapatkan pengalaman baru dan menambah pengetahuan saya,” tegasnya.
Selain Indonesia, Kapadze juga dikaitkan dengan Turkiye, China, dan Kazakhstan. Namun, ia menampik rumor soal tawaran dari Kazakhstan.
“Tidak ada tawaran dari tim nasional Kazakhstan. Saya tidak tahu dari mana informasi ini berasal,” ujarnya kepada kantor berita Gazeta.
Meski beberapa negara menunjukkan minat, Kapadze tampak lebih condong ke Indonesia.
“Mungkin ada beberapa diskusi. Mengenai Indonesia, proses ini sedang dipertimbangkan di sana. Kerja sama juga sedang berlangsung dengan Turkiye dan China,” katanya.
Sebagian artikel ini telah tayang di dengan judul "Timnas Indonesia Punya Saingan, Turkiye dan China juga Incar Timur Kapadze".
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.