Gagal di Piala AFF, Nova Arianto Siapkan Program Baru Demi Loloskan Timnas Indonesia ke Piala Asia U-20
Pelatih Timnas Indonesia U-19 Nova Arianto menyiapkan sejumlah program baru untuk membenahi tim setelah gagal di ASEAN U-19 Championship 2026 atau Piala AFF U-19.
Coach Nova menyebut evaluasi menyeluruh akan dilakukan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 yang menjadi target berikutnya bagi Garuda Muda.
Langkah tersebut disampaikan Nova usai Timnas Indonesia U-19 kalah 0-1 dari Australia pada semifinal Piala AFF U-19 di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Kamis11 Juni 2026 malam WIB. Kekalahan itu membuat Indonesia harus puas tampil di laga perebutan tempat ketiga melawan Kamboja pada Sabtu 13 Juni 2026.
Semifinal Piala AFF U-19 Indonesia vs Australia
Nova menegaskan bahwa sejak awal turnamen level Asia Tenggara tersebut memang dijadikan sebagai ajang evaluasi untuk melihat kualitas seluruh pemain yang dimiliki.
“Ya, di awal sejak mulai tampil turnamen ini, ajang ini menjadi test case kami, menjadi bahan evaluasi kami untuk ke depannya,” ujar Nova Arianto usai laga.
Sebagai bagian dari proses evaluasi, Nova memastikan akan melakukan rotasi pemain saat menghadapi Kamboja. Para pemain yang belum banyak mendapat kesempatan tampil akan diberi menit bermain untuk menunjukkan kemampuan mereka.
“Di pertandingan perebutan tempat ketiga, kami akan mencoba semua pemain yang tidak tampil hari ini,” kata Nova.
Menurut pelatih asal Semarang tersebut, pertandingan melawan Kamboja menjadi kesempatan penting bagi staf pelatih untuk memperoleh gambaran yang lebih lengkap mengenai kualitas pemain yang tersedia.
“Karena situasinya di turnamen ini adalah bagaimana saya ingin melihat semua pemain,” ujarnya.
Timnas Indonesia U-19 Vs Australia U-19
Setelah ASEAN U-19 Championship 2026 berakhir, fokus Timnas Indonesia U-19 akan beralih ke Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Untuk menghadapi kompetisi tersebut, Nova mengaku telah menyiapkan sejumlah opsi program pengembangan tim.
Salah satu agenda yang dipertimbangkan adalah menggelar uji coba internasional guna meningkatkan pengalaman bertanding para pemain. Selain itu, peluang mengadakan pemusatan latihan tambahan juga masuk dalam daftar evaluasi tim pelatih.
Nova juga membuka kemungkinan melakukan penambahan pemain apabila hasil evaluasi menunjukkan kebutuhan tersebut.
“Supaya kami dari staf kepelatihan bisa lebih jelas lagi dalam memilih pemain yang akan kami bawa menuju kualifikasi,” ujar Nova.
“Termasuk menjadi bahan evaluasi kami ke depannya apakah perlu ada penambahan pemain atau apakah perlu training camp dan apakah perlu uji coba internasional. Hal itu yang akan kami lihat,” tutupnya.