Pelatih Mozambik Dibuat Kagum 29.889 Suporter Timnas Indonesia di SUGBK
Timnas Mozambik mengakhiri rangkaian tur ke Asia di FIFA Matchday Juni 2026 dengan menelan kekalahan atas Timnas Indonesia.
Pertandingan Timnas Indonesia vs Timnas Mozambik yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa (9/6/2026) berakhir dengan skor 1-0.
Gol semata wayang Timnas Indonesia dicetak oleh penyerang Oxford United, Ole Romeny pada menit ke-12 memanfaatkan umpan dari Ragnar Oratmangoen.
Kekalahan itu menjadi yang kedua bagi Mozambik setelah dua hari sebelumnya dihajar oleh Oman dengan skor 1-4.
Kegagalan mereka meraih poin di Jakarta membuat tim berjuluk Os Mambas tersebut saat ini turun dua peringkat ke posisi ke-103 dunia dengan 1218,62 poin.
Sementara bagi Timnas Indonesia, kemenangan yang diraih atas Oman dan Mozambik membawa skuad Garuda melesat ke-118 dunia dengan 1157,14 poin
Kagumi Atmosfer SUGBK
Pelatih Timnas Mozambik, Chiquinho Conde dibuat kagum oleh suporter Timnas Indonesia yang hadir langsung ke SUGBK.
Total 29.889 suporter yang hadir langsung memadati stadion untuk memberi dukungan kepada tim asuhan Hohn Herdman.
"Saya rasa begitu. Para penonton bersorak sangat, sangat antusias untuk tim Indonesia, yang sangat bagus untuk tim yang sedang berkembang," jelasnya dalam sesi konferensi pers.
Kevin Diks berebut bola dengan lawan dalam laga Timnas Indonesia vs Mozambik yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Selasa (9/6/2026).
Menurutnya, keberadaan penonton sangat penting bagi sebuah tim bisa tampil baik sepanjang laga, selain juga gaya bermain yang diterapkan.
"Saya pikir itulah yang mendefinisikan sebuah tim. Bukan hanya para pemain, harus ada simbiosis antara para pemain, penonton, dan seluruh struktur," kata Conde.
Jumlah suporter yang hadir pada laga melawan Mozambik mengalami peningkatan signifikan dari sebelumnya saat menghadapi Oman.
Pertandingan melawan Oman yang digelar pada Jumat (5/6/2026) hanya dihadiri oleh 23.677 penonton.
Doakan Indonesia ke Piala Dunia
Chiquinho Conde memuji penampilan Timnas Indonesia yang berhasil mengalahkan tim asuhannya.
Menurutnya, kualitas permainan Indonesia juga didukung dengan keberadaan pelatih, selain juga kualitas para pemainnya.
Karenanya, bukan hal yang mustahil bagi Garuda bisa menembus panggung Piala Dunia dalam waktu dekat.
"Saya pikir begitu, Indonesia, dengan staf pelatih seperti yang mereka miliki sekarang, saya pikir dengan pemain-pemain yang bagus dan kuat, dan mereka pasti akan mampu lolos pada tahun 2030," kata Conde.
Conde mendoakan Timnas Indonesia bisa lolos ke Piala Dunia 2030 bersama dengan Mozambik.
"Semoga kita bertemu di Portugal, Spanyol dan Maroko. Mozambik dan Indonesia berada di grup yang sama," ucapnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang