Mobil Listrik, Hybrid, dan PHEV Kuasai 26 Persen Pasar Indonesia

Gaikindo, elektrifikasi, PHEV, Penjualan mobil, mobil listrik, Mobil Listrik, Hybrid, dan PHEV Kuasai 26 Persen Pasar Indonesia

Penjualan kendaraan elektrifikasi di Indonesia masih menunjukkan tren positif sepanjang 2026, meski laju pertumbuhannya mulai melambat pada Mei.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), total penjualan kendaraan elektrifikasi yang terdiri dari battery electric vehicle (BEV), hybrid electric vehicle (HEV), dan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) mencapai 93.839 unit pada periode Januari-Mei 2026.

Capaian tersebut setara dengan sekitar 26 persen dari total pasar otomotif nasional yang membukukan penjualan 359.015 unit selama lima bulan pertama tahun ini.

Gaikindo, elektrifikasi, PHEV, Penjualan mobil, mobil listrik, Mobil Listrik, Hybrid, dan PHEV Kuasai 26 Persen Pasar Indonesia

Ilustrasi penjualan mobil.

Mengalami Perlambatan

Meski secara akumulatif masih tumbuh signifikan, penjualan kendaraan elektrifikasi secara bulanan pada Mei 2026 mengalami perlambatan.

Penjualan mobil listrik murni (BEV) tercatat sebanyak 9.290 unit, ambles 37,3 persen dibanding April 2026 yang mencapai 14.825 unit.

Penurunan juga terjadi pada segmen hybrid. Pada periode sama, penjualan HEV tercatat 7.815 unit, lebih rendah dibanding April yang mencapai 8.414 unit. Sementara penjualan PHEV turun dari 569 unit menjadi 512 unit.

Meski demikian, secara tahunan pasar kendaraan elektrifikasi masih menunjukkan pertumbuhan yang kuat. Penjualan mobil listrik murni sepanjang Januari-Mei 2026 mencapai 57.087 unit atau meningkat sekitar 80 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Segmen hybrid juga masih mencatatkan kenaikan 49,7 persen secara year-on-year, dari 22.819 unit menjadi 34.151 unit. Adapun penjualan PHEV melonjak lebih dari empat kali lipat, dari 504 unit menjadi 2.097 unit.

Gaikindo, elektrifikasi, PHEV, Penjualan mobil, mobil listrik, Mobil Listrik, Hybrid, dan PHEV Kuasai 26 Persen Pasar Indonesia

Duel MPV PHEV Baru: BYD M6 DM Tantang Dominasi Wuling Darion

Kepastian Insentif

Perlambatan penjualan pada Mei 2026 tidak lepas dari belum adanya kepastian insentif kendaraan listrik yang sebelumnya direncanakan berlaku mulai Juni 2026.

Kondisi tersebut membuat sebagian konsumen memilih menunda pembelian sambil menunggu keputusan pemerintah terkait stimulus untuk kendaraan elektrifikasi.

Dengan kontribusi yang sudah menembus seperempat pasar nasional, kendaraan elektrifikasi kini semakin menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan industri otomotif Indonesia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang