Kata Pelatih Mozambik Chiquinho Conde Usai Kalah dari Timnas Indonesia
Pelatih kepala tim nasional Mozambik, Chiquinho Conde, melontarkan pujian setinggi langit atas penampilan impresif yang ditunjukkan oleh Timnas Indonesia.
Pengakuan tersebut disampaikan setelah tim asuhannya takluk 0-1 dalam laga FIFA Matchday yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa.
Hasil minor dari gol tunggal Ole Romeny tersebut menjadi kekalahan keempat beruntun bagi Mozambik setelah sebelumnya mereka juga tumbang dari Oman, Nigeria, dan Kamerun.
Chiquinho Conde mengakui bahwa ia sempat menginstruksikan anak asuhnya untuk bermain lebih hati-hati, namun permainan menekan dari Timnas Indonesia membuat rencana tersebut berantakan.
"Saya rasa tim Indonesia tampil sangat kuat, sangat kuat," kata Conde dikutip dari Antara, Rabu (10/6/2026).
"Kami tahu bahwa, setelah kekalahan melawan Oman, kami harus lebih berhati-hati dalam fase membangun serangan awal untuk menghindari kesalahan, dan semuanya berjalan sebaliknya."
"(Pada babak pertama) Kami tidak bisa membangun permainan secara efektif, tim menjadi tidak seimbang, dan tim Indonesia memanfaatkan kesempatan itu dan mencetak gol yang indah," tambah dia.
Evaluasi dan Proyeksi Masa Depan
Memasuki babak kedua, pria berusia 60 tahun itu melakukan penyesuaian taktik yang membuat permainan menjadi lebih berimbang.
Meski kecewa dengan skor akhir, ia mengaku cukup puas karena periode FIFA Matchday ini menjadi ajang yang krusial untuk menguji pemain-pemain baru.
"Dalam pertandingan pertama melawan Oman kami menggunakan enam pemain baru yang telah debut di tim nasional A. Tiga di antaranya bermain untuk tim nasional dua kali."
pertandingan FIFA ini sangat bermanfaat bagi saya untuk mengamati pemain-pemain baru untuk masa depan," kata pelatih yang ditunjuk menangani Mozambik pada Juli 2021 itu.
Keyakinan Garuda Lolos Piala Dunia 2030
Timnas Indonesia berpose jelang laga melawan Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Laga Timnas Indonesia vs Mozambik berlangsung pada Selasa (9/6/2026).
Lebih jauh, Chiquinho Conde bahkan melontarkan prediksi berani mengenai masa depan skuad Garuda.
Ia meyakini bahwa dengan kualitas permainan saat ini serta dukungan staf pelatih yang mumpuni, impian tampil di panggung tertinggi sepak bola dunia bukan hal yang mustahil bagi Timnas Indonesia.
"Saya pikir begitu, Indonesia, dengan staf pelatih seperti yang mereka miliki sekarang, saya pikir dengan pemain-pemain yang bagus dan kuat, dan mereka pasti akan mampu lolos pada tahun 2030," kata Conde.
Ia bahkan berharap dapat bertemu kembali dengan Indonesia di ajang tersebut.
"Semoga kita bertemu di Portugal, Spanyol dan Maroko. Mozambik dan Indonesia berada di grup yang sama," ucapnya.
Selain kualitas teknis, Conde juga memberikan apresiasi khusus terhadap antusiasme 29.889 suporter yang memadati SUGBK.
Menurutnya, simbiosis antara pemain dan penonton adalah kunci penting dalam membangun sebuah tim yang tangguh.
"Para penonton bersorak sangat, sangat antusias untuk tim Indonesia, yang sangat bagus untuk tim yang sedang berkembang."
"Dan saya pikir itulah yang mendefinisikan sebuah tim. Bukan hanya para pemain, harus ada simbiosis antara para pemain, penonton, dan seluruh struktur," pungkasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang