Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Pemain Keturunan Indonesia Tiba-Tiba Latihan di Bali Bareng Bintang Real Madrid
Seorang pemain keturunan Indonesia mendadak mengunjungi Bali baru-baru ini. Dia mengajak bintang Real Madrid, Dean Huijsen, untuk berlatih bersamanya.
Musim kompetisi 2025-2026 baru saja usai. Kini, para pemain berbagi fokus di antara Piala Dunia 2026 dan juga FIFA Matchday, yang baru saja berakhir.
Di sisi lain, mereka yang tidak dipanggil oleh tim nasional sudah mulai liburan. Dean Huijsen gagal tampil di Piala Dunia 2026 usai diabaikan oleh pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente.
Baru-baru ini, diketahui bahwa bek Real Madrid itu mengunjungi Bali untuk liburan. Pemain keturunan Belanda itu nyatanya juga tetap mengasah kondisi kebugarannya selama di Pulau Dewata.
Huijsen adalah pemain berdarah Belanda, yang lahir di Amsterdam. Namun, dia dan keluarganya pindah ke Spanyol saat masih kecil dan memutuskan untuk membela Timnas Spanyol ketika sudah besar.
Selama di Bali, Huijsen nyatanya ditemani oleh pemain asal Belanda lainnya, yaitu Kaya Symons. Uniknya, Symons adalah pemain keturunan Indonesia.
Kaya Symons pernah masuk dalam radar PSSI karena bisa dinaturalisasi. Diketahui, pemain kelahiran 31 Maret 2005 tersebut memiliki kakek dari pihak ayah yang berasal dari Medan, Sumatera Utara.
Symons pernah ditemui oleh Indra Sjafri pada awal tahun 2024 silam. Pada saat itu, Indra sedang berburu pemain keturunan untuk Timnas Indonesia U-20 yang punya target lolos ke Piala Dunia U-20.
Indra akhirnya menaturalisasi sejumlah pemain keturunan dari hasil buruannya di Belanda. Namun, yang tembus adalah Jens Raven, Tim Geypens, dan Dion Markx.
Symons gagal dinaturalisasi. Pemain yang berposisi sebagai bek kiri itu kini memperkuat tim asal Belanda, De Graafschap, yang bersaing di kasta kedua Liga Belanda, Keuken Kampioen Divisie.
Pada musim ini, Symons bermain 37 kali di semua ajang untuk De Graafschap. Dia berhasil menyumbangkan satu gol dan juga tiga assist.
Symons seusia dengan Huijsen, yaitu 21 tahun. Alasan mereka bisa bersama di Bali adalah karena pertemanan di antara keduanya sudah terjalin sejak di Timnas Belanda U-19.