Top 5+ Pemain Keturunan yang Bisa Bikin Timnas Indonesia Makin Mengerikan, Ada Bek Leeds United dan Top Skor Liga Belanda
Timnas Indonesia sedang berada dalam momentum yang sangat positif setelah meraih hasil impresif pada FIFA Matchday Juni. Kemenangan atas Oman dan Mozambik membuat skuad Garuda semakin percaya diri menatap agenda internasional berikutnya.
FIFA Matchday September-Oktober bisa menjadi ujian yang jauh lebih serius bagi pasukan John Herdman. Karena itu, Timnas Indonesia membutuhkan tambahan kekuatan yang benar-benar tepat sasaran.
Pemain keturunan kembali menjadi topik menarik untuk dibahas. Bukan sekadar menambah nama besar, tetapi mencari sosok yang bisa langsung menaikkan kualitas permainan Timnas Indonesia.
Luke Vickery dan Mitchell Baker tidak masuk daftar ini karena keduanya sudah lebih dulu dikaitkan dengan proses yang sedang berjalan. Berikut lima pemain keturunan yang layak dipertimbangkan untuk memperkuat Garuda.
1. Jenson Seelt
Jenson Seelt
Jenson Seelt menjadi nama yang paling masuk akal untuk memperkuat lini belakang Timnas Indonesia. Bek bertubuh tinggi ini punya postur ideal untuk menghadapi striker-striker kuat dari Asia, Afrika, maupun Timur Tengah.
Kehadirannya akan membuat persaingan di lini belakang semakin ketat. Jay Idzes, Justin Hubner, Elkan Baggott, Rizky Ridho, dan Kevin Diks bakal mendapat tambahan pesaing yang sangat serius.
2. Laurin Ulrich
Laurin Ulrich
Laurin Ulrich bisa menjadi jawaban untuk kebutuhan kreativitas di lini tengah Timnas Indonesia. Pemain muda asal Jerman ini memiliki profil sebagai gelandang serang yang mampu menghubungkan permainan dari tengah ke depan.
Usianya yang masih muda juga membuat Ulrich cocok untuk proyek jangka panjang. Jika benar-benar bisa diproses, ia dapat menjadi investasi penting menuju Piala Asia 2027.
3. Pascal Struijk
Pemain Leeds United, Pascal Struijk
Pascal Struijk adalah nama paling mewah dalam daftar ini. Bek Leeds United tersebut memiliki pengalaman bermain di level tinggi sepak bola Inggris.
Secara kualitas, Struijk bisa langsung menaikkan standar pertahanan Timnas Indonesia. Ia dapat bermain sebagai bek tengah dan juga bek kiri, sehingga sangat berguna untuk kebutuhan taktik John Herdman.
Namun, Struijk jelas bukan target yang mudah. Dengan level klub dan reputasinya di Eropa, PSSI harus punya pendekatan yang sangat serius untuk meyakinkannya.
4. Tristan Gooijer
Tristan Gooijer
Tristan Gooijer layak masuk radar karena Timnas Indonesia masih membutuhkan kedalaman di sektor kanan. Pemain yang berposisi sebagai bek kanan ini punya profil modern dan bisa bermain dalam sistem empat bek maupun tiga bek.
Gooijer bisa menjadi solusi jika Kevin Diks lebih dibutuhkan sebagai bek tengah kanan. Dengan begitu, Timnas Indonesia punya fleksibilitas lebih besar dalam menyusun formasi.
Usianya yang masih muda juga menjadi nilai tambah. Gooijer tidak hanya cocok untuk kebutuhan FIFA Matchday, tetapi juga untuk proyek jangka panjang Garuda.
5. Dean Zandbergen
Dean Zandbergen
Dean Zandbergen menjadi opsi menarik untuk lini depan Timnas Indonesia. Striker bertubuh tinggi ini bisa memberi dimensi berbeda dalam permainan menyerang Garuda.
Dengan postur sekitar 1,88 meter, Dean cocok menjadi target man saat Timnas Indonesia membutuhkan serangan langsung. Bahkan ia sempat dinobatkan menjadi salah satu top di kasta kedua Liga Belanda.
Dean mungkin tidak langsung menjadi pilihan utama karena Indonesia sudah punya beberapa penyerang berkualitas. Namun, sebagai opsi tambahan, tipenya tetap menarik untuk dipertimbangkan.
(fan)