Sudah Tiba di Tanah Air, Kaya Symons Bisa Dinaturalisai dan Memperkuat Timnas Indonesia?

Pemain Keturunan Indonesia, Kaya Symons
Pemain Keturunan Indonesia, Kaya Symons

  Pemain keturunan, Kaya Symons terpantau sedang berada berada di Bali United Training Center. Dengan memiliki darah Indonesia, apakah pemain berposisi bek tersebut bisa dinaturalisasi dan memperkuat Timnas Indonesia?

Kabar tersebut langsung memantik spekulasi baru mengenai peluang Kaya Symons untuk membela Timnas Indonesia. Apalagi, pemain De Graafschap itu memang sudah lama dikenal sebagai salah satu talenta diaspora yang memiliki darah Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam unggahan yang beredar di media sosial, Kaya Symons disebut menemani bek Real Madrid Dean Huijsen saat berada di Bali United Training Center. Namun, belum ada pernyataan resmi dari PSSI maupun Bali United yang menyebut kehadiran Symons berkaitan dengan proses naturalisasi atau agenda Timnas Indonesia.

Meski begitu, keberadaan Kaya Symons di Indonesia tetap menarik perhatian. Sebab, pemain berusia 21 tahun itu memiliki latar belakang yang membuatnya berpeluang masuk radar PSSI.

Kaya Symons di Bali United Training Center

Kaya Symons lahir di Belanda pada 31 Maret 2005. Saat ini, ia tercatat memperkuat De Graafschap dan biasa bermain sebagai bek kiri.

Secara posisi, Kaya Symons bisa menjadi opsi menarik untuk Timnas Indonesia. Ia merupakan pemain bertahan berkaki kiri yang juga dapat dimainkan di area belakang.

Peluang naturalisasi Kaya Symons terbuka karena ia memiliki darah Indonesia dari keluarga sang ayah. Dalam berbagai kesempatan, ia mengungkapkan bahwa kakeknya berasal dari Medan, Sumatera Utara.

Pernyataan tersebut menjadi dasar mengapa nama Kaya Symons kerap dikaitkan dengan Timnas Indonesia. Namun, proses naturalisasi tidak cukup hanya dengan memiliki garis keturunan.

Kaya Symons harus lebih dulu bersedia menjadi Warga Negara Indonesia. Selain itu, dokumen keturunan, administrasi negara, dan statusnya di FIFA juga perlu dipastikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari sisi regulasi sepak bola, riwayat Kaya Symons bersama kelompok usia Belanda juga harus diperhatikan. Jika pernah tampil dalam pertandingan resmi usia muda, PSSI perlu memastikan apakah diperlukan proses perpindahan asosiasi di FIFA.

Meski begitu, peluangnya tidak otomatis tertutup. Banyak pemain keturunan tetap bisa membela negara leluhur mereka selama memenuhi aturan kewarganegaraan dan regulasi FIFA. (fan)