Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik 4 Tingkat, John Herdman Soroti Perubahan Besar Skuad Garuda
Timnas Indonesia mencatat kenaikan signifikan di ranking FIFA setelah meraih dua kemenangan beruntun pada FIFA Matchday Juni 2026.
Berdasarkan live ranking FIFA, skuad Garuda naik empat peringkat ke posisi 118 dunia dengan koleksi 1.157,14 poin. Hasil positif tersebut didapat setelah Indonesia mengalahkan Oman 3-0 dan Mozambik 1-0.
Kenaikan peringkat tersebut disambut positif oleh pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Namun, pelatih asal Inggris itu menilai perkembangan tim di atas lapangan menjadi pencapaian yang lebih penting dibanding sekadar peningkatan posisi di ranking FIFA.
Timnas Indonesia
Herdman mengaku puas dengan cara bermain yang ditunjukkan anak asuhnya dalam dua pertandingan FIFA Matchday. Menurutnya, para pemain mampu menjalankan strategi dengan baik, menunjukkan semangat juang tinggi, serta menjaga gawang tetap tidak kebobolan.
"Dua tim ini benar-benar berbeda. Oman datang dengan gaya Timur Tengah yang sangat terorganisir dan disiplin, sementara Mozambik adalah tim Afrika dengan gaya permainan transisi yang lebih kacau," ujar Herdman usai laga melawan Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa 9 Juni 2026.
Ia menilai para pemain layak mendapatkan apresiasi karena mampu beradaptasi dengan dua karakter lawan yang berbeda dalam waktu yang relatif singkat.
"Saya bangga kepada para pemain karena Anda tidak bisa benar-benar mempersiapkan diri menghadapi gaya-gaya lawan seperti itu," lanjutnya.
Selain hasil pertandingan, Herdman juga melihat adanya perkembangan dalam permainan Timnas Indonesia. Ia menilai skuad Garuda kini tampil lebih berbahaya saat menyerang dibanding beberapa pertandingan sebelumnya.
"Menurut saya dalam dua pertandingan terakhir ini para pemain terlihat jauh lebih berbahaya bagi lawan," kata Herdman.
Timnas Indonesia Vs Mozambik
Menurutnya, peningkatan tersebut tidak terlepas dari solidnya lini belakang dan semakin baiknya kerja sama antarpemain di sektor serang. Herdman secara khusus menyoroti kualitas tiga bek tengah yang mampu tampil disiplin ketika menghadapi tekanan lawan.
Pelatih berusia 50 tahun itu juga mengapresiasi peningkatan kreativitas dan chemistry para pemain di lini depan yang membuat Timnas Indonesia mampu menciptakan peluang lebih banyak dan berkualitas.
"Saya pikir tiga bek tengah kami benar-benar harus berjuang mati-matian dalam beberapa momen, tetapi kualitas mereka terlihat jelas. Kami juga melihat kreativitas dan chemistry yang lebih baik dari trio lini depan secara konsisten. Tim mulai menciptakan peluang yang lebih banyak dan lebih berkualitas," ujarnya.