Piala Dunia 2026 Dimulai, Kanada Siap Sambut Suporter dan Lebih Banyak Wisatawan Indonesia

Piala Dunia 2026, Piala Dunia 2026 Dimulai, Kanada Siap Sambut Suporter dan Lebih Banyak Wisatawan Indonesia, Sepak bola kini jadi olahraga populer di Kanada, Kanada ingin tampilkan keragaman budaya, Warga Indonesia kini lebih mudah kunjungi Kanada, Hubungan Kanada-Indonesia kian erat, Pamit usai 2,5 tahun bertugas

Menjelang dimulainya Piala Dunia 2026, Duta Besar Kanada untuk Indonesia dan Timor-Leste, Jess Dutton, menegaskan kesiapan negaranya menjadi tuan rumah bersama Amerika Serikat dan Meksiko pada edisi terbesar sepanjang sejarah turnamen tersebut.

Ia antusias menyampaikan bahwa Piala Dunia 2026 hanya tinggal menghitung jam sebelum resmi dimulai pada Jumat (12/6/2026) dini hari waktu Indonesia.

"Kurang dari 48 jam lagi menuju kick-off turnamen sepak bola terbesar dalam sejarah, yaitu Piala Dunia FIFA 2026," ujar Dutton saat jumpa pers "Sambut Piala Dunia FIFA 2026" di Wisma Kanada, Jakarta Selatan, Rabu (10/6/2026).

Piala Dunia 2026 diketahui akan menjadi edisi pertama yang diikuti 48 negara peserta.

Sebanyak lebih dari 1.200 pemain akan tampil dalam 104 pertandingan yang digelar di tiga negara tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Dari total pertandingan tersebut, 13 laga akan berlangsung di Kanada.

Sepak bola kini jadi olahraga populer di Kanada

Dutton bercerita bahwa Kanada selama ini lebih dikenal sebagai negara yang identik dengan hoki es. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, sepak bola mengalami perkembangan yang sangat pesat.

Piala Dunia 2026, Piala Dunia 2026 Dimulai, Kanada Siap Sambut Suporter dan Lebih Banyak Wisatawan Indonesia, Sepak bola kini jadi olahraga populer di Kanada, Kanada ingin tampilkan keragaman budaya, Warga Indonesia kini lebih mudah kunjungi Kanada, Hubungan Kanada-Indonesia kian erat, Pamit usai 2,5 tahun bertugas

Duta Besar Kanada untuk Indonesia, Jess Dutton saat Media Gathering Piala Dunia 2026 di Jakarta Selatan, Rabu (10/6/2026).

Menurut dia, sepak bola kini menjadi olahraga yang paling banyak dimainkan di Kanada, menghubungkan masyarakat dari berbagai usia dan latar belakang.

Tim nasional putri Kanada menjadi salah satu kekuatan yang cukup diperhitungkan di panggung dunia. Mereka telah tampil dalam delapan dari sembilan edisi Piala Dunia Putri FIFA.

Kanada juga memiliki legenda sepak bola putri, Christine Sinclair, yang memegang rekor dunia sebagai pencetak gol terbanyak di level internasional, baik untuk pemain pria maupun wanita.

Sepanjang karier internasionalnya yang berlangsung selama 23 tahun, Sinclair mencetak 190 gol.

Jumlah tersebut bahkan melampaui koleksi gol internasional milik Cristiano Ronaldo maupun Lionel Messi.

Sementara itu, tim nasional putra Kanada akan menjalani penampilan ketiga mereka di putaran final Piala Dunia setelah sebelumnya tampil pada edisi 1986 dan 2022.

"Kami sangat antusias melihat mereka kembali bersaing di panggung dunia dan saya yakin mereka akan mewakili Kanada dengan penuh kebanggaan," kata Dutton.

Kanada ingin tampilkan keragaman budaya

Bagi Kanada, Piala Dunia bukan hanya tentang sepak bola.

Dutton mengatakan, negaranya melihat turnamen ini sebagai kesempatan untuk memperkenalkan budaya Kanada, keberagaman masyarakat, serta penghormatan terhadap masyarakat adat yang menjadi bagian penting dari penyelenggaraan turnamen.

Menurut dia, pendekatan Kanada dalam menjadi tuan rumah bertumpu pada tiga prinsip utama, yakni keamanan, keramahan, dan saling menghormati.

Dua kota tuan rumah di Kanada, yakni Toronto dan Vancouver, juga telah melakukan berbagai investasi besar menjelang turnamen.

Piala Dunia 2026, Piala Dunia 2026 Dimulai, Kanada Siap Sambut Suporter dan Lebih Banyak Wisatawan Indonesia, Sepak bola kini jadi olahraga populer di Kanada, Kanada ingin tampilkan keragaman budaya, Warga Indonesia kini lebih mudah kunjungi Kanada, Hubungan Kanada-Indonesia kian erat, Pamit usai 2,5 tahun bertugas

Duta Besar Kanada untuk Indonesia, Jess Dutton saat Media Gathering Piala Dunia 2026 di Jakarta Selatan, Rabu (10/6/2026).

Investasi tersebut mencakup peningkatan stadion, pengembangan konektivitas transportasi, aksesibilitas bagi pengunjung, hingga pengalaman wisata bagi para suporter.

"Kami menantikan kedatangan jutaan penggemar sepak bola dari seluruh dunia, termasuk dari Indonesia, dan berharap dapat memperlihatkan sisi terbaik Kanada kepada semuanya," ungkapnya.

Warga Indonesia kini lebih mudah kunjungi Kanada

Dalam kesempatan tersebut, Dutton juga mengumumkan kemudahan baru bagi warga Indonesia yang ingin berkunjung ke Kanada.

Sejak 26 Mei 2026, warga negara Indonesia yang pernah memiliki visa tinggal sementara Kanada dalam 10 tahun terakhir atau saat ini memiliki visa non-imigran Amerika Serikat yang masih berlaku dapat mengajukan Electronic Travel Authorization (eTA) untuk perjalanan udara ke Kanada.

Dengan skema tersebut, mereka tidak lagi harus mengajukan visa kunjungan biasa.

Menurut Dutton, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah Kanada untuk memperkuat hubungan dengan kawasan Indo-Pasifik, mendorong perdagangan dan investasi, serta mempererat hubungan antarwarga.

Sepanjang 2025, Kanada menerima lebih dari 18.000 pengunjung asal Indonesia.

"Kami berharap dapat menyambut lebih banyak warga Indonesia pada tahun-tahun mendatang dan semakin memperkuat hubungan antarmasyarakat yang menjadi fondasi hubungan Kanada dan Indonesia," kata Dutton.

Hubungan Kanada-Indonesia kian erat

Dutton juga menyoroti perkembangan hubungan bilateral antara Kanada dan Indonesia yang terus menguat.

Ia mengungkapkan, Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, dan Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, baru saja melakukan pembicaraan melalui telepon pada Sabtu (6/6/2026) lalu.

Keduanya membahas berbagai isu global, termasuk dampak konflik Timur Tengah terhadap pasar energi dan perekonomian dunia.

Selain itu, kedua pemimpin juga membicarakan peluang memperdalam kerja sama perdagangan dan investasi melalui Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Kanada-Indonesia (CEPA).

Piala Dunia 2026, Piala Dunia 2026 Dimulai, Kanada Siap Sambut Suporter dan Lebih Banyak Wisatawan Indonesia, Sepak bola kini jadi olahraga populer di Kanada, Kanada ingin tampilkan keragaman budaya, Warga Indonesia kini lebih mudah kunjungi Kanada, Hubungan Kanada-Indonesia kian erat, Pamit usai 2,5 tahun bertugas

Duta Besar Kanada untuk Indonesia, Jess Dutton saat Media Gathering Piala Dunia 2026 di Jakarta Selatan, Rabu (1062026).

Perjanjian yang ditandatangani pada September 2025 tersebut menjadi kesepakatan perdagangan bilateral pertama Kanada dengan negara anggota ASEAN.

Menurut Dutton, parlemen Kanada telah menyelesaikan proses ratifikasi CEPA pada bulan lalu. Di Indonesia, proses ratifikasi akan dilakukan melalui Peraturan Presiden (Perpres).

Jika seluruh proses berjalan lancar, CEPA berpotensi mulai berlaku sebelum akhir 2026.

Pamit usai 2,5 tahun bertugas

Di akhir penyampaikannya, Dutton juga mengumumkan masa tugasnya sebagai Duta Besar Kanada untuk Indonesia dan Timor-Leste akan segera berakhir setelah 2,5 tahun bertugas.

Ia mengaku memiliki kesan mendalam selama bertugas di Indonesia.

Dutton menyebut, telah mengunjungi berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, hingga Lombok.

"Merupakan kehormatan terbesar dalam karier diplomatik saya bisa bertugas di Indonesia," ujarnya.

Menurut Dutton, hal yang paling berkesan bukan hanya perjalanan dan kuliner Indonesia, melainkan melihat langsung hubungan Kanada dan Indonesia yang terus berkembang di bidang perdagangan, pertahanan, keamanan, aksi iklim, hingga hubungan antarmasyarakat.

Tahun depan, hubungan diplomatik Kanada dan Indonesia akan memasuki usia ke-75 tahun.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang