John Herdman Bicara soal Piala Dunia 2030 usai Timnas Indonesia Menang Dua Kali Beruntun di FIFA Matchday
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengirimkan pesan kepada para suporter usai meraih dua kemenangan beruntun. Mereka mengalahkan Oman dan Mozambik pada FIFA Matchday ini.
Setelah menekuk Oman dengan skor telak 3-0, skuad Garuda mengalahkan Mozambik dengan skor tipis 1-0. Ole Romeny mencetak gol kemenangan dalam duel di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta pada Selasa (9/6/2026) malam WIB.
Ini merupakan dua laga uji coba yang dimaksudkan untuk persiapan Piala Asia 2027. Timnas Indonesia akan menghadapi tim-tim sulit sekaliber Jepang, Qatar, dan Thailand pada turnamen tersebut.
Namun, target akhirnya adalah Piala Dunia 2030. Setelah kegagalan ke Piala Dunia 2026, skuad Garuda kini memulai era baru bersama Herdman untuk edisi 2030.
Kualifikasi sendiri belum digelar. Namun, laga-laga di jeda internasional ini akan menjadi fondasi Timnas Indonesia asuhan Herdman ke depannya.
Setelah meraih kemenangan ketiga mereka dari empat laga pertama bersama Herdman, Timnas Indonesia berada dalam tren positif. Mereka hanya kalah sekali dalam periode ini.
Itu pun terjadi di laga melawan tim Eropa, Bulgaria, dengan skor 0-1 saja pada Maret lalu. Gol kemenangan Bulgaria pun diukir melalui tendangan penalti.
Jadi, bisa disimpulkan bahwa Herdman telah menyusun fondasi yang cukup solid untuk Timnas Indonesia sejauh ini. Sang pelatih asal Inggris itu pun mengirimkan pesan penuh percaya diri kepada para fans melalui media sosial Instagram pada Rabu (10/6/2026).
Bahkan, Herdman menegaskan bahwa ini merupakan langkah menuju 2030 atau Piala Dunia 2030. Hal ini menekankan keseriusan eks pelatih Timnas Kanada itu untuk membawa Garuda ke Piala Dunia.
“Terima kasih kepada para suporter atas dukungan kalian, baik di stadion maupun dari rumah. Tim sangat menghargai dukungan kalian. Satu langkah lagi menuju 2030,” katanya dalam unggahan di akun @officialjohnherdman.
Namun, seperti yang sudah disinggung, Kualifikasi Piala Dunia 2030 masih jauh dari pagelaran. Piala Dunia 2026 saja belum berlangsung, karena baru akan dimulai pada akhir pekan ini.
Bagaimanapun, Herdman sudah membuktikan kualitasnya dari empat laga pertama. Kini, fokusnya harus dialihkan kepada Piala AFF 2026 yang akan digelar pada akhir bulan depan.
Sang pelatih asal Inggris diharapkan untuk mengandalkan skuad yang berbeda. Para pemain diaspora tidak diharapkan ambil bagian, karena ini akan menjadi kesempatan para pemain Super League untuk unjuk gigi. (rda)