Media Vietnam 'Ramal' Skenario Kiamat Timnas U-17 Indonesia di Piala Dunia Qatar, Soroti 3 Titik Lemah Garuda Muda

Pemain Timnas Indonesia U-17, Tiga Laga, Nol Kemenangan, Tiga Titik Lemah yang Disoroti Media Vietnam, Benteng Pertahanan Nova Arianto, Daftar 21 Pemain Timnas U-17 Indonesia untuk Piala Dunia 2025 di Qatar
Pemain Timnas Indonesia U-17

Media asal Vietnam, Soha melontarkan kritik tajam pasca rangkaian uji coba. Mereka khawatir Indonesia hanya akan menjadi ‘penghibur’ di Piala Dunia U-17 2025.

Timnas Indonesia U-17, yang menjadi satu-satunya wakil Asia Tenggara, bersiap unjuk gigi di Piala Dunia U-17 2025 Qatar pada November. Di tangan pelatih Nova Arianto, beban ekspektasi publik dan misi bersejarah berada di pundak Garuda Muda.

Namun, di tengah persiapan intensif tersebut, rival abadi di kawasan, media Vietnam, justru melontarkan prediksi yang sangat menusuk. Media raksasa Vietnam, Soha.vn, meragukan kemampuan Indonesia untuk bersaing, bahkan menyebut Timnas U-17 berpotensi hanya menjadi ‘penghibur’ di panggung dunia.

Tiga Laga, Nol Kemenangan

Keraguan media Vietnam ini bukan tanpa alasan. Sorotan utama mereka tertuju pada hasil yang didapat Timnas U-17 Indonesia dalam rangkaian uji coba internasional terakhir di Dubai, Uni Emirat Arab, pada akhir Oktober 2025.

Dari tiga pertandingan yang dilakoni melawan sesama kontestan Piala Dunia dan tim kuat, Indonesia gagal meraih satu pun kemenangan:

  • Imbang melawan Panama.
  • Imbang melawan Pantai Gading (0-0).
  • Kalah tipis melawan Paraguay (1-2).

Menanggapi rentetan hasil tersebut, Soha melontarkan kritik keras, yang seolah meramalkan nasib buruk bagi Marselino Ferdinan dkk.

"Timnas Indonesia berjuang menghindari kekalahan, hadapi kesulitan jelang Piala Dunia," tulis Soha.vn dalam laporannya, yang dikutip pada Jumat (31/10/2025).

Kalimat ini menyiratkan kekhawatiran bahwa Indonesia hanya akan berfokus pada pertahanan dan akan kesulitan untuk mencari poin kemenangan saat berhadapan dengan raksasa dunia seperti Brasil dan tim kuat lainnya di Grup H.

Tiga Titik Lemah yang Disoroti Media Vietnam

Soha tidak hanya fokus pada hasil akhir, tetapi juga menyoroti tiga aspek fundamental yang dianggap masih menjadi kelemahan Timnas U-17:

Mental Kurang Juara: Media Vietnam melihat Indonesia belum punya mental untuk menang. Hasil seri beruntun melawan tim yang seharusnya bisa dikalahkan menunjukkan bahwa Skuad Garuda Muda kesulitan untuk mengubah dominasi menjadi kemenangan.

Lini Serang Tumpul: Meski pertahanan Timnas U-17 (terutama saat menahan Pantai Gading) dinilai membaik, lini serang Indonesia dianggap masih lemah. Buktinya, sangat sedikit gol yang berhasil dicetak selama laga-laga uji coba tersebut.

Kalah Jauh Soal Fisik: Soha khawatir Indonesia akan kewalahan di Qatar karena perbedaan fisik. Mereka menilai Timnas U-17 harus berjuang mati-matian hanya untuk mengimbangi tim-tim dari Eropa atau Afrika yang unggul dalam hal kekuatan dan kecepatan, seperti yang terlihat saat melawan Pantai Gading.

"Timnas Indonesia harus bekerja keras agar bisa terhindar dari kekalahan melawan lawan yang tidak begitu kuat," tegas Soha.

Benteng Pertahanan Nova Arianto

Pelatih Timnas Indonesia U-17 Nova Arianto

Menariknya, di balik kritik pedas tersebut, media Vietnam juga tidak bisa menutupi kekagetan dan pujiannya terhadap satu aspek: Pertahanan Indonesia.

Soha secara khusus memuji keberhasilan Nova Arianto meramu pertahanan yang solid, terutama saat menahan imbang Pantai Gading U-17 dengan skor kacamata. Pantai Gading, dengan tradisi sepak bola Afrikanya, awalnya diprediksi akan menghancurkan Indonesia dengan skor telak.

Keberhasilan ini dianggap Soha sebagai "kejutan besar" dan modal berharga, meskipun mereka tetap mengingatkan bahwa menghadapi tim seperti Brasil di Grup H adalah tantangan yang jauh berbeda.

Dengan segala kritik dan sedikit pujian dari rival Asia Tenggara ini, Timnas U-17 Indonesia kini mengemban misi ganda: membuktikan diri di kancah dunia dan membungkam keraguan yang datang dari kandang sendiri, maupun dari negeri tetangga. Skuad Nova Arianto dijadwalkan terbang ke Qatar dan siap menggebrak pada awal November 2025.

Daftar 21 Pemain Timnas U-17 Indonesia untuk Piala Dunia 2025 di Qatar

Indonesia akan memulai perjalanan Piala Dunia U-17 dengan menghadapi Zambia pada 4 November 2025 pukul 18.45 waktu setempat. Laga berikutnya melawan Brasil pada 7 November, lalu ditutup dengan duel kontra Honduras pada 10 November 2025.

Berikut daftar lengkap 21 pemain Timnas Indonesia U-17 untuk Piala Dunia U-17 2025 di Qatar:

Penjaga gawang:

  • Rendy Razzaqu (Madura United FC)
  • Dafa Al Gasemi (Dewa United FC)
  • Mike Rajasa Hoppenbrouwers (FC Utrecht).

Bek:

  • Dafa Zaidan (Borneo FC)
  • Ida Bagus Putu Cahya (Bali United)
  • I Putu Panji Apriawan (Bali United)
  • Mathew Baker (Melbourne FC)
  • Eizar Tanjung (Sydney FC)
  • Lucas Lee (Ballistic United SC)
  • Fabio Azkairawan (Persija Jakarta)
  • Ilham Romadhona (Borneo FC)
  • Muhammad Al Gazani (Persija Jakarta)
  •  Azizu Milanesta (Asiana Soccer School).

Gelandang:

  • Evandra Florasta (Bhayangkara Presisi FC)
  • Muhammad Zahaby Gholy (Persija Jakarta)
  • Nazriel Alfaro (Persib Bandung)
  • Rafi Rasyiq (Semen Padang FC).

Penyerang:

  • Mierza Firjatullah (Persik Kediri)
  • Fadly Alberto Hengga (Bhayangkara Presisi FC),
  • Dimas Adi Prasetyo (PSM Makassar)
  • Fandi Ahmad Muzaki (Persija Jakarta).