Drama Korea Paling Sedih: Shin Tae-yong 3 Kali Gagal ke Piala Dunia bersama Timnas Indonesia

Wasit asal Jepang, Hiroki Kasahara memberi kartu kuning ke Shin Tae-yong
Wasit asal Jepang, Hiroki Kasahara memberi kartu kuning ke Shin Tae-yong

 Shin Tae-yong menjadi pelatih yang sangat dicintai publik sepakbola Indonesia. Keberadaanya dinilai membawa perubahan besar yang membuat Timnas Indonesia menjelma lebih percaya diri dan mampu bersaing di level Asia. Namun, perjalanan kariernya di Tanah Air menyimpan kisah ironis yang jarang terungkap.

Shin Tae-yong sebenarnya sudah tiga kali berada di gerbang panggung tertinggi sepakbola dunia, yakni Piala Dunia. Namun tiga-tiganya berakhir tragis, dengan cara yang menyakitkan baik bagi dirinya maupun masyarakat Indonesia.

Cerita pertama terjadi ketika Shin menyiapkan skuad Indonesia U-20 untuk Piala Dunia U-20 2021. Indonesia sudah ditunjuk sebagai tuan rumah, dan ini menjadi sejarah besar. 

Sayangnya, pandemi Covid-19 membuat FIFA menunda turnamen hingga 2023. Shin dan para pemain muda hanya bisa menggigit jari melihat kesempatan besar itu menghilang.

Harapan sempat kembali menyala menjelang Piala Dunia U-20 2023. Namun badai kedua muncul. Gonjang-ganjing politik terkait kehadiran Timnas Israel di turnamen itu memicu gejolak penolakan di Tanah Air. 

FIFA akhirnya mencabut status Indonesia sebagai tuan rumah. Mimpi tampil di ajang dunia itu kembali runtuh tanpa sempat bertanding.

Dua kesempatan tampil di Piala Dunia kelompok usia buyar, kini tinggal kenangan pahit. Shin Tae-yong hanya bisa melihat proyek besar yang ia bangun selama bertahun-tahun hancur bukan karena faktor teknis.

Kesempatan ketiga hadir di level senior. Shin berhasil mencatatkan sejarah dengan membawa Timnas Indonesia lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Suatu pencapaian yang belum pernah diraih Indonesia sebelumnya dan membuat asa tampil di Piala Dunia terasa begitu dekat.

Namun nasib kembali berbalik ke arah yang menyakitkan. PSSI memutus kontrak Shin Tae-yong pada awal 2025, saat perjuangan menuju Piala Dunia masih berlangsung. Perjalanan Timnas kemudian terhenti dan impian tampil dalam putaran final kembali sirna.

Indonesia terhenti di putaran keempat. Patrick Kluivert yang ditunjuk PSSI menggantikan Shin Tae-yong gagal. Indonesia mengalami kekalahan dua kali yakni dari Arab Saudi 2-3 dan dari Irak 0-1.

Kini, nama Shin Tae-yong kembali muncul ke permukaan. Setelah dipecat klub Korea Selatan, Ulsan HD, pelatih 54 tahun itu belum melatih tim manapun. 

Bahkan, dia pun sudah memberikan kode, akan siap jika kembali dipercaya melatih Timnas Indonesia. Akan tetapi, PSSI belum memberikan tanda-tanda.

Jika kembali memimpin Timnas Indonesia, ada ajang yang tak kalah prestisius yang akan diterjang Shin Tae-yong. Indonesia akan tampil di Piala Asia 2027.