Kata-kata Beckham Putra dan Marc Klok Usai Gagal Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026

Timnas Indonesia, Marc Klok, Beckham Putra, Indonesia vs Irak, Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026, Kata-kata Beckham Putra dan Marc Klok Usai Gagal Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026

Kegagalan Timnas Indonesia melaju ke Piala Dunia 2026 meninggalkan kekecewaan mendalam bagi para pemain dan suporter.

Namun, di balik rasa sedih itu, muncul rasa bangga karena Garuda dinilai telah menunjukkan semangat dan mimpi besar untuk bersaing di level tertinggi sepak bola dunia.

Salah satu yang menyuarakan perasaan tersebut adalah gelandang timnas Indonesia, Marc Klok. Melalui unggahan di akun Instagram resminya, Senin (13/10/2025), pemain kelahiran Belanda itu menuliskan refleksi penuh emosi tentang perjuangan tim.

“Sejak awal kampanye ini, setiap pemain dan pelatih berjuang dengan segenap kekuatan yang kami miliki. Menumpahkan darah, keringat, dan air mata kami untuk mimpi kami, untuk menunjukkan kepada negara dan generasi mendatang kekuatan luar biasa dari sepak bola dan keyakinan,” tulis Klok.

“Yang paling membuat saya bangga adalah melihat Indonesia, sebagai sebuah bangsa, berani bermimpi lagi," lanjutnya.

Mengapa Indonesia Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026?

Timnas Indonesia tersingkir dari Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran keempat setelah menelan dua kekalahan beruntun.

Garuda kalah 2-3 dari Arab Saudi dan takluk 0-1 dari Irak di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, Arab Saudi.

Hasil ini membuat Indonesia menjadi juru kunci Grup B dengan nol poin. Dua tim di atasnya, Irak dan Arab Saudi, masing-masing mengoleksi tiga poin dan berhak melaju ke fase berikutnya.

Bagi Marc Klok, kekalahan itu menjadi momen pahit sekaligus pengingat betapa beratnya perjalanan menuju level dunia.

Ia hanya tampil sekali dalam dua pertandingan tersebut, tepatnya saat menghadapi Arab Saudi, ketika dirinya menjadi starter dan bermain penuh.

Laga itu menjadi penampilan ketiganya dalam babak kualifikasi ini dan yang ke-21 bersama timnas sejak debut pada Juni 2022 melawan Bangladesh.

“Aku telah memberikan segalanya untuk bangsa ini dan untuk mimpi besar kita bersama untuk Sang Merah Putih,” ujar Klok.

“Sayangnya, apa yang kita harapkan tidak sesuai dengan yang kita dapatkan. Meski begitu, aku tetap bangga dan tetap bersyukur bisa mewakili mimpi besar kita, menjadi bagian perjalanan luar biasa para pelatih dan pemain ini.”

Bagaimana Tanggapan Rekan Setim Marc Klok?

Timnas Indonesia, Marc Klok, Beckham Putra, Indonesia vs Irak, Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026, Kata-kata Beckham Putra dan Marc Klok Usai Gagal Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026

Beckham Putra terharu dan bangga bisa melakukan debu di Timnas Indonesia pada laga melawan China di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Kamis (5/6/2025) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Beckham Putra, rekan setim Klok di Persib Bandung, juga menanggapi kegagalan tersebut dengan semangat positif.

Pemain berusia 23 tahun itu menyebut bahwa kegagalan ini bukan akhir, melainkan bagian dari perjalanan panjang menuju masa depan yang lebih baik.

“Terima kasih untuk semua yang telah percaya, yang tak berhenti mendukung meski langit sedang kelabu. Kami mendengar setiap nyanyian, merasakan setiap semangat yang kalian kirimkan,” tulis Beckham.

“Perjalanan belum selesai, hanya berganti arah. Kami akan kembali lebih kuat untuk Indonesia.”

Apa Kata Rizky Ridho Soal Kegagalan Ini?

Bek tengah Rizky Ridho juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Indonesia setelah kekalahan melawan Irak.

Dalam unggahan di akun Instagram-nya, pemain Persija Jakarta itu mengungkapkan rasa kecewa karena gagal memenuhi harapan publik.

“Terima kasih atas doa dan dukungan yang selalu diberikan kapan pun dan di mana pun. Mohon maaf, kami belum bisa mewujudkan mimpi kalian semua,” tulisnya.

Ridho bermain sebagai starter dalam laga melawan Irak dan mencatatkan penampilan ke-47 bersama timnas sejak debutnya pada Mei 2021 melawan Oman.

Ia berduet dengan Jay Idzes di lini belakang dalam formasi empat bek, sesuatu yang jarang digunakan oleh pelatih Shin Tae-yong.

“Perjalanan yang sangat panjang ini harus berhenti, tidak sesuai dengan harapan dan mimpi kita semua,” kata Ridho. Ia merupakan salah satu pemain paling konsisten di skuad Garuda, hanya absen dua kali dari total 20 pertandingan selama kualifikasi.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.