Top 7+ Fakta Menarik di Balik Kegagalan Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2026
Timnas Indonesia harus menunda mimpi tampil di Piala Dunia setelah menelan kekalahan tipis 0-1 dari Timnas Irak dalam lanjutan Grup B putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Laga yang berlangsung di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Minggu (12/10/2025) dini hari WIB itu menjadi penentu nasib Indonesia — dan sayangnya, hasilnya belum berpihak pada skuad Garuda.
Berikut 7 fakta menarik dari kegagalan Indonesia kali ini:
1. Harus Menunggu Lebih Lama untuk Kembali ke Piala Dunia
Kekalahan dari Irak memastikan Indonesia gagal melangkah ke putaran berikutnya. Artinya, Garuda masih harus menunggu lebih lama lagi untuk kembali merasakan atmosfer Piala Dunia, setelah satu-satunya penampilan mereka terjadi pada tahun 1938 di Prancis ketika masih bernama Hindia Belanda.
2. Gol Tunggal Zidane Iqbal Menjadi Penentu
Zidane Iqbal saat membobol gawang TImnas Indonesia
Harapan Indonesia pupus setelah Zidane Iqbal, gelandang muda Irak, mencetak gol tunggal kemenangan pada menit ke-75. Gol itu lahir dari tendangan mendatar yang tak mampu diantisipasi kiper Maarten Paes.
3. Sempat Mendominasi di Babak Pertama
Meski kalah, Indonesia sebenarnya tampil cukup berani di babak pertama. Peluang datang dari Thom Haye, Mauro Zijlstra, hingga Eliano Reijnders, namun tak satu pun mampu mengubah kedudukan. Tendangan bebas Dean James menjelang turun minum juga hanya melebar tipis dari gawang Irak.
4. Irak Kembali Buka Jalan Menuju Piala Dunia
Bagi Irak, kemenangan atas Indonesia membuka peluang besar untuk kembali tampil di Piala Dunia setelah terakhir kali melakukannya pada tahun 1986 di Meksiko. Dengan tiga poin dari satu laga, Irak kini menempati posisi kedua klasemen sementara Grup B dan berpeluang besar melaju ke putaran kelima atau bahkan lolos langsung jika menjadi juara grup.
5. Skenario Lolos Piala Dunia di Zona Asia
Sesuai format kualifikasi, hanya juara grup di putaran keempat zona Asia yang berhak langsung lolos ke Piala Dunia 2026. Sementara runner-up grup akan menjalani putaran kelima untuk memperebutkan tiket tambahan. Sayangnya, dengan dua kekalahan beruntun (dari Arab Saudi 2-3 dan Irak 0-1), peluang Indonesia sudah tertutup.
6. Indonesia Belum Pecah Telur di Grup B
Duel Timnas Indonesia vs Irak
Kekalahan ini membuat Indonesia menjadi juru kunci Grup B dengan nol poin dari dua pertandingan. Skuad asuhan Patrick Kluivert belum sekalipun mencetak kemenangan maupun hasil imbang di fase ini, meskipun sempat menampilkan permainan yang cukup menjanjikan.
7. Irak Akhiri Laga dengan 10 Pemain
Drama terjadi di penghujung laga ketika bek Irak Zaid Tahseen diusir wasit pada menit 90+9 setelah menerima kartu kuning kedua. Meski unggul jumlah pemain di sisa waktu, Indonesia tetap gagal mencetak gol penyeimbang hingga peluit panjang dibunyikan.
Kegagalan ini menjadi pelajaran berharga bagi timnas Indonesia yang kini dihuni banyak pemain muda dan pemain keturunan Eropa. Meski target Piala Dunia 2026 belum tercapai, performa Indonesia menunjukkan adanya kemajuan dari segi mental dan kualitas permainan.
Dukungan publik tetap besar, namun tekanan terhadap pelatih Patrick Kluivert pun meningkat. Kini, publik menunggu langkah berikut dari federasi dalam menyusun strategi jangka panjang menuju Piala Dunia berikutnya.