Reaksi Patrick Kluivert Usai Timnas Indonesia Tak Lolos ke Piala Dunia
Patrick Kluivert menyatakan kekecewaan usai Timnas Indonesia asuhannya takluk dari Irak dan harus mengubur mimpi lolos ke Piala Dunia 2026.
Timnas Indonesia racikan Kluivert dibekuk Irak 0-1 dalam laga kedua Grup B ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Skor 1-0 jadi hasil Timnas Indonesia vs Irak di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Sabtu (11/10/2025) atau Minggu (12/10/2025) dini hari WIB.
Kekalahan Timnas Indonesia dipastikan oleh gol pemain pengganti Irak, Zidane Iqbal, pada menit ke-76.
"Kami tampil fantastis hari ini. Saya sangat bangga dengan para pemain saya yang menunjukkan hati dan keberanian mereka," ujar peramu taktik Timnas Indonesia, Patrick Kluivert.
Kluivert merasa pasukannya telah berupaya maksimal dan menampilkan sepak bola berkualitas.
Secara statistik penguasaan bola dan penciptaan peluang, Timnas Indonesia memang mengungguli Irak.
Persentase penguasaan bola Tim Garuda mencapai 55 persen, berbanding 45 persen milik Irak.
Timnas Indonesia besutan Kluivert juga mampu memproduksi sembilan tembakan, dua lebih banyak dari Irak.
Kendati demikian, dominasi permainan Timnas Indonesia itu tidak berujung kepada terciptanya gol.
Sepanjang berkompetisi di ronde empat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Timnas Indonesia belum pernah bikin gol via permainan terbuka.
Ketika kalah 2-3 dari Arab Saudi pada laga pertama Grup B pada Rabu (8/10/2025) silam, sepasang gol Timnas Indonesia bersumber dari sepakan penalti Kevin Diks.
"Namun, sayang sekali hasilnya lagi-lagi tak berada di pihak kami. Kami menciptakan peluang, kami memainkan sepak bola yang sangat bagus dan satu aksi membuat kami kalah," ucap Kluivert dalam konferensi pers usai laga Indonesia vs Irak, dikutip dari tayangan Sapa Indonesia Pagi, KOMPAS TV, Minggu (12/10/2025).
Kluivert yang mulai bekerja menukangi Timnas Indonesia sejak Januari 2025, menggantikan posisi Shin Tae-yong, tak bisa membawa tim melaju ke Piala Dunia 2026.
Timnas Indonesia berakhir sebagai peringkat terakhir di Grup B ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan dipastikan tersingkir.
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, berbicara di sesi konferensi pers usai laga FIFA Matchday melawan Lebanon di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin, 8 September 2025.
Kluivert Sangat Terpukul
Sebagai informasi, tiket otomatis ke Piala Dunia 2026 hanya diberikan kepada pemuncak grup di ronde empat kualifikasi.
Sementara itu, tim yang duduk di posisi dua berhak melanjutkan perjuangan berburu tiket kelolosan di putaran kelima.
"Jadi kami sangat terpukul. Tetapi sekali lagi, saya bangga kepada pemain. Saya sangat bersyukur bisa bekerja bersama mereka," tutur Kluivert.
Kluivert total telah menukangi Timnas Indonesia dalam delapan pertandingan, termasuk uji coba. Catatannya adalah tiga kemenangan, satu imbang, dan empat kekalahan.
"Saya pikir kami berkembang sebagai sebuah tim, baik secara individu maupun kolektif."
"Mimpi Piala Dunia lepas dari tangan Anda. Kekecewaan bukan hanya saya rasakan, tetapi juga seluruh Indonesia. Sangat berat," ucap eks pelatih Timnas Curacao dan Adana Demirspor itu.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.