Olive Oil Lemon Shot Disebut Bisa Bantu Diet, Ahli Gizi Jelaskan Faktanya

minyak zaitun dan lemon, olive oil lemon shot, diet, menurunkan berat badan, Olive Oil Lemon Shot Disebut Bisa Bantu Diet, Ahli Gizi Jelaskan Faktanya, Olive oil lemon shot disebut bisa bantu rasa kenyang, Diet tidak bisa bergantung pada satu minuman, Minum minyak zaitun berlebihan bisa menambah kalori, Lebih baik dijadikan bagian pola makan sehat

Tren olive oil lemon shot belakangan ramai di media sosial sebagai cara cepat untuk membantu menurunkan berat badan.

Banyak pengguna TikTok dan Instagram mengklaim campuran minyak zaitun dan lemon yang diminum saat pagi hari bisa mengurangi rasa lapar, memperbaiki pencernaan, hingga membantu tubuh lebih cepat membakar lemak.

Namun, dokter mengingatkan bahwa manfaat olive oil lemon shot untuk diet belum sepenuhnya didukung bukti ilmiah kuat.

Dokter spesialis gizi klinik RS Ciputra Citra Garden, dr. Jovita Amelia, Sp.GK, mengatakan minyak zaitun memang memiliki kandungan lemak sehat yang baik untuk tubuh.

“Minyak zaitun mengandung lemak tak jenuh tunggal yang lebih sehat dibandingkan lemak jenuh,” ujar dr. Jovita saat diwawancarai pada Kamis (9/4/2026).

Meski begitu, ia menegaskan minyak zaitun tetap mengandung kalori cukup tinggi sehingga konsumsinya perlu dibatasi.

Olive oil lemon shot disebut bisa bantu rasa kenyang

Melansir Healthline (4/8/2025), minyak zaitun extra virgin mengandung asam oleat, vitamin E, vitamin K, dan polifenol yang bersifat antioksidan.

Sementara lemon kaya vitamin C dan flavonoid yang memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi.

Beberapa penelitian menyebut kandungan lemak sehat pada minyak zaitun dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga seseorang mungkin makan lebih sedikit sepanjang hari.

Vitamin C dalam lemon juga dikaitkan dengan proses pembakaran lemak karena berperan dalam pembentukan karnitin, yaitu senyawa yang membantu tubuh mengubah lemak menjadi energi.

Namun, penelitian tentang manfaat campuran minyak zaitun dan lemon secara langsung untuk menurunkan berat badan masih sangat terbatas.

Diet tidak bisa bergantung pada satu minuman

minyak zaitun dan lemon, olive oil lemon shot, diet, menurunkan berat badan, Olive Oil Lemon Shot Disebut Bisa Bantu Diet, Ahli Gizi Jelaskan Faktanya, Olive oil lemon shot disebut bisa bantu rasa kenyang, Diet tidak bisa bergantung pada satu minuman, Minum minyak zaitun berlebihan bisa menambah kalori, Lebih baik dijadikan bagian pola makan sehat

Ilustrasi minyak zaitun dan lemon. Tren olive oil lemon shot ramai dipakai untuk diet, tetapi dokter dan ahli gizi mengingatkan manfaatnya untuk menurunkan berat badan belum terbukti kuat secara ilmiah.

Ahli gizi masyarakat, Dr. dr. Tan Shot Yen, M.Hum mengatakan penurunan berat badan tidak bisa hanya mengandalkan satu jenis makanan atau minuman tertentu, termasuk olive oil lemon shot.

Menurut Tan, pola makan secara keseluruhan tetap menjadi faktor paling penting.

“Tidak ada bahan tunggal yang otomatis membuat berat badan turun kalau pola makan dan gaya hidupnya tidak diperbaiki,” ujar dr. Tan saat diwawancarai pada Rabu (8/4/2026).

Ia menjelaskan banyak tren diet viral di media sosial sering memberi kesan seolah ada “minuman ajaib” yang bisa mempercepat penurunan berat badan.

Padahal, tubuh tetap membutuhkan pola makan seimbang dan aktivitas fisik yang konsisten.

Minum minyak zaitun berlebihan bisa menambah kalori

Hal serupa juga disampaikan dokter keluarga asal North Carolina, Will Haas. Ia menyebut tren minum olive oil shot lebih banyak didorong hype media sosial dibanding bukti medis.

“Minyak zaitun memang baik untuk kesehatan, tetapi manfaat terbaiknya didapat saat dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan seimbang,” kata Haas, seperti dikutip dari Fox News (3/12/2025).

Ia mengingatkan satu sendok makan minyak zaitun mengandung kalori cukup tinggi sehingga jika dikonsumsi berlebihan justru dapat menambah asupan energi harian.

Beberapa orang juga disebut bisa mengalami mual atau gangguan pencernaan jika meminum minyak zaitun secara langsung saat perut kosong.

Lebih baik dijadikan bagian pola makan sehat

Meski begitu, para ahli menilai minyak zaitun dan lemon tetap dapat menjadi bagian dari pola makan sehat jika digunakan dengan tepat.

Jovita mengatakan minyak zaitun lebih baik digunakan sebagai campuran salad atau pengganti lemak jenuh dibanding diminum berlebihan sebagai tren diet.

Sementara lemon dapat membantu menambah rasa segar pada makanan dan minuman tanpa tambahan gula berlebih.

Kombinasi minyak zaitun dan lemon lebih tepat dimanfaatkan sebagai bahan masakan dibanding dianggap sebagai minuman detoks atau solusi cepat menurunkan berat badan.

Karena itu, ahli mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati terhadap klaim diet instan yang ramai di media sosial dan lebih fokus pada perubahan gaya hidup yang realistis dan berkelanjutan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang