Minum Teh Hijau Setiap Hari, Apa yang Terjadi pada Tubuh? Ini Kata Ahli Gizi
Teh hijau telah lama dikenal sebagai salah satu minuman sehat yang populer di berbagai negara.
Selain memiliki rasa yang ringan dan menyegarkan, teh yang berasal dari tanaman Camellia sinensis ini juga kaya akan senyawa alami yang bermanfaat bagi tubuh.
Tak heran jika banyak orang menjadikan teh hijau sebagai bagian dari rutinitas harian mereka. Namun, apa sebenarnya yang terjadi pada tubuh jika minum teh hijau setiap hari?
Menurut para ahli gizi, konsumsi teh hijau secara rutin dapat memberikan berbagai manfaat kesehatan, mulai dari meningkatkan energi hingga mendukung kesehatan jantung dan otak.
Manfaat minum teh hijau setiap hari
Berikut ini adalah manfaat minum teh hijau setiap hari menurut ahli gizi:
Kaya antioksidan dan Senyawa aktif
Ahli gizi Jackie Bridson menjelaskan bahwa teh hijau memang tidak mengandung banyak kalori maupun vitamin dan mineral dalam jumlah besar. Namun, minuman ini kaya akan senyawa bioaktif yang berperan penting bagi kesehatan.
"Teh hijau mengandung kafein, L-theanine, dan antioksidan yang disebut katekin, terutama epigallocatechin-3-gallate atau EGCG," jelas Bridson.
senyawa tersebut dikenal memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi yang kuat. Ahli gizi Natalie Ledesma mengatakan bahwa kandungan EGCG pada teh hijau berpotensi membantu pencegahan dan pengelolaan berbagai penyakit.
"Teh hijau dan EGCG merupakan kandidat yang menjanjikan untuk membantu pencegahan serta pengelolaan kanker, obesitas, diabetes, penyakit kardiovaskular, gangguan saraf, dan penyakit hati berkat sifat antioksidan dan antiinflamasinya yang kuat," ujar Ledesma.
Selain itu, polifenol dalam teh hijau juga diketahui mendukung kesehatan mikrobioma usus, menjaga lapisan pelindung usus, serta membantu kesehatan pembuluh darah.
Energi lebih stabil dan fokus meningkat
Salah satu manfaat yang paling cepat dirasakan saat rutin minum teh hijau adalah peningkatan energi dan konsentrasi.
"Bagi sebagian besar orang, minum teh hijau setiap hari dapat memberikan dorongan energi yang ringan namun stabil serta meningkatkan fokus mental," kata Bridson.
Minum teh hijau setiap hari memiliki banyak manfaat, seperti menurunkan gula darah dan pada akhirnya meningkatkan peluang hidup panjang umur.
Efek ini berasal dari kombinasi kafein dan L-theanine yang bekerja secara sinergis. Berbeda dengan kopi yang terkadang memicu lonjakan energi secara cepat, teh hijau cenderung memberikan efek yang lebih tenang dan bertahan lebih lama.
Karena alasan tersebut, banyak orang memilih teh hijau sebagai alternatif kopi untuk membantu menjaga produktivitas sehari-hari.
Mendukung kesehatan jantung dan otak
Berbagai penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi teh hijau secara rutin dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi kesehatan jantung, metabolisme, hati, hingga otak.
Menurut ahli gizi Kendra Haire, sejumlah studi menemukan hubungan antara konsumsi teh hijau dan penurunan risiko stroke.
"Konsumsi teh hijau dalam jumlah sedang telah dikaitkan secara kuat dengan penurunan risiko stroke," ujar Haire.
Tak hanya itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa teh hijau bahkan dapat membantu menurunkan tekanan darah dan mendukung kesehatan pembuluh darah.
Berapa cangkir teh hijau yang dianjurkan setiap hari?
Untuk mendapatkan manfaat kesehatannya, tidak perlu langsung mengonsumsi teh hijau dalam jumlah banyak.
Ledesma mengatakan bahwa satu hingga dua cangkir teh hijau per hari sudah cukup untuk meningkatkan asupan antioksidan tubuh.
"Namun untuk memperoleh manfaat yang lebih optimal, konsumsi tiga hingga empat cangkir per hari dapat menjadi pilihan," jelasnya.
Meski demikian, konsumsi berlebihan tetap tidak dianjurkan. Setiap cangkir teh hijau umumnya mengandung sekitar 30 hingga 50 miligram kafein. Jika diminum terlalu banyak atau terlalu dekat dengan waktu tidur, sebagian orang bisa mengalami gelisah, sulit tidur, sakit kepala, atau gangguan pencernaan.
Waspadai penyerapan zat besi
Meski memiliki banyak manfaat, teh hijau juga memiliki sisi yang perlu diperhatikan, terutama bagi orang yang memiliki kadar zat besi rendah atau anemia.
"Tanin dalam teh hijau dapat menghambat penyerapan zat besi. Bagi mereka yang rentan kekurangan zat besi atau anemia, sebaiknya minum teh hijau setidaknya satu jam setelah makan agar tidak mengganggu penyerapan nutrisi," kata Haire.
Karena itu, waktu konsumsi teh hijau sebaiknya tidak bersamaan dengan makanan utama.
Tips mendapat manfaat maksimal dari teh hijau
Agar manfaat teh hijau lebih optimal, para ahli menyarankan memilih teh hijau tanpa tambahan gula.
Menurut Ledesma, banyak produk teh hijau kemasan yang mengandung gula tambahan dalam jumlah cukup tinggi, sehingga dapat mengurangi manfaat kesehatannya.
Bridson juga menyarankan menambahkan sedikit perasan lemon ke dalam teh hijau.
Ilustrasi lemon. Lemon mengandung asam sitrat yang tinggi, menjadikannya salah satu pembersih paling serbaguna. Selain aromanya yang memberikan efek relaksasi, lemon memiliki sifat antibakteri alami.
"Ada sinergi alami antara teh dan buah sitrus (jeruk-jerukan). Menambahkan perasan lemon dapat membantu meningkatkan penyerapan beberapa antioksidan dalam teh hijau," ujarnya.
Bagi yang ingin memperoleh kandungan nutrisi lebih tinggi, matcha bisa menjadi pilihan. Bubuk matcha dibuat dari daun teh hijau yang digiling halus sehingga seluruh bagian daun ikut dikonsumsi.
Selain itu, cara penyeduhan juga berpengaruh. Ledesma menyarankan menggunakan air panas bersuhu sekitar 70 hingga 80 derajat Celsius, bukan air mendidih.
"Air yang terlalu panas dapat mengurangi kandungan katekin pada teh hijau. Jika air sudah mendidih, diamkan selama tiga hingga lima menit sebelum digunakan untuk menyeduh teh," jelasnya.
Ia juga menyarankan waktu penyeduhan selama satu hingga tiga menit agar rasa teh tetap nikmat dan tidak terlalu pahit.
Dengan kandungan antioksidan yang melimpah serta berbagai manfaat yang telah didukung penelitian, menjadikan teh hijau sebagai minuman harian dapat menjadi langkah sederhana untuk mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang