Amankah Minum Kopi Saat Sahur dan Buka Puasa? Ini Jawaban Ahli Gizi

kopi, sahur, Minum kopi, Amankah Minum Kopi Saat Sahur dan Buka Puasa? Ini Jawaban Ahli Gizi, 1. Ada risiko dehidrasi, 2. Dapat mengganggu jam tidur, 3. Bikin cepat lapar, 4. Picu asam lambung naik, 5. Penyerapan nutrisi berkurang

Para penggemar kopi akan sedikit tersiksa saat puasa karena harus menahan untuk tidak mengonsumsi kafein selama belasan jam lamanya.

Padahal, di hari-hari biasa, mereka biasa minum kopi di pagi, siang, dan sore hari.

Saat berbuka puasa, kebanyakan pencinta kopi akan langsung menuntaskan kerinduannya pada kafein dengan menenggak habis satu gelas kopi.

Begitu juga saat sahur tiba, mereka tak lupa menutup hidangan dengan secangkir kopi.

Lantas, apakah kebiasaan ini aman bagi lambung? 

Bahaya minum kopi saat sahur dan buka

Dokter sekaligus ahli gizi Tan Shot Yen mengatakan, minuman berkafein seperti teh dan kopi tidak dianjurkan untuk diminum saat sahur dan berbuka.

"Keduanya (teh dan kopi) bukan pilihan tepat untuk dikonsumsi selama puasa," ujarnya kepada , Senin (3/3/2025).

Berikut beberapa alasan mengapa kopi tidak boleh diminum saat sahur dan berbuka:

1. Ada risiko dehidrasi

Tan mengatakan, kopi dan teh sebaiknya dihindari saat sahur dan berbuka lantaran minuman pahit ini memiliki efek diuretik, yaitu membuat seseorang lebih sering kencing.

Kafein dapat membuat ginjal mengeluarkan cairan lebih banyak, yang pada akhirnya dapat meningkatkan frekuensi untuk buang air kecil.

Kondisi ini tentu perlu dihindari, lantaran saat berpuasa, seseorang tidak akan mendapatkan cukup cairan selama kurang lebih 12-13 jam.

Jadi saat tubuh kehilangan banyak cairan lewat urine, maka ia riskan dehidrasi. Akibatnya, seseorang bisa menjadi cepat haus dan lelah di siang hari saat menjalani puasa.

Untuk itu, Tan menyarankan agar seseorang memenuhi asupan cairan tubuh saat sahur dan berbuka dengan minum air putih.

"Cukupi air minum, bukan dengan kopi atau teh yang membuat tubuh dehidrasi karena sifatnya yang diuretik," kata Tan.

2. Dapat mengganggu jam tidur

kopi, sahur, Minum kopi, Amankah Minum Kopi Saat Sahur dan Buka Puasa? Ini Jawaban Ahli Gizi, 1. Ada risiko dehidrasi, 2. Dapat mengganggu jam tidur, 3. Bikin cepat lapar, 4. Picu asam lambung naik, 5. Penyerapan nutrisi berkurang

Ilustrasi Americano. Minum kopi saat berbuka dan sahur bisa memicu asam lambung.

Minum kopi saat berbuka dapat menyebabkan gangguan tidur di malam hari.

Kafein diketahui dapat menghambat produksi melatonin yang mengakibatkan kualitas tidur memburuk.

Untuk itu, Tan lebih menganjurkan agar seseorang minum air putih untuk membatalkan puasa ketika berbuka. Ini mengingat tubuh memerlukan hidrasi setelah puasa seharian.

“Yang paling mudah diserap tubuh tanpa merugi tentu air. Dingin, hangat, atau suhu ruang tidak masalah. Air adalah perehidrasi terbaik,” ujar dia.

3. Bikin cepat lapar

Kopi yang diminum saat sahur bisa memicu tubuh cepat lapar di siang hari. Kondisi ini terjadi jika kopi ditambahkan dengan pemanis, seperti gula, sirup, atau krimer.

“Ternyata ketika kita makan dan minum yang mengandung gula, tubuh akan menekan hormon leptin,” ujar ahli gizi dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Ali Khomsan.

"Ketika hormon leptin itu ditekan, maka sebenarnya dia menghentikan rasa kenyang di dalam tubuh kita. Sehingga seolah-olah rasanya kita lapar terus," imbuhnya.

Leptin adalah hormon dalam darah yang akan berjalan menuju otak. Hormon ini bertugas memberi tahu otak bahwa tubuh sudah mendapatkan nutrisi dan sumber energi yang cukup.

Dengan kata lain, leptin berfungsi untuk mengirimkan sinyal pada otak bahwa kita sudah kenyang.

4. Picu asam lambung naik

Minum kopi saat berbuka puasa dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan naiknya asam lambung pada orang-orang tertentu.

Pasalnya, kafein dalam kopi dapat melonggarkan esofagus bagian bawah, atau mengendurnya sfingter esofagus bagian bawah, yang merupakan pintu antara esofagus dan lambung.

Selain itu, kafein juga merangsang produksi asam lambung.

Kombinasi ini dapat menyebabkan refluks asam, atau isi lambung kembali ke kerongkongan.

5. Penyerapan nutrisi berkurang

Minum kopi setelah makan, baik setelah sahur atau berbuka dapat mengganggu penyerapan nutrisi pada tubuh.

Sebab, kopi mengandung senyawa tanin yang dapat mengganggu penyerapan nutrisi tertentu, seperti kalsium dan seng.

Adapun bila minum kopi setelah makan menjadi sebuah rutinitas, maka hal ini dapat berdampak pada penyerapan nutrisi secara menyeluruh.

Jadi, Tan menganjurkan agar seseorang memberikan jeda waktu 2 jam untuk minum kopi setelah makan besar seperti berbuka puasa.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang