Menu Sahur yang Bikin Tahan Lapar Seharian, Ini Kata Ahli Gizi UGM

Menu Sahur yang Bikin Tahan Lapar Seharian, Ini Kata Ahli Gizi UGM, 1. Pilih karbohidrat kompleks agar kenyang lebih lama, 2. Lengkapi dengan protein dan serat, 3. Batasi garam dan makanan awetan, 4. Hindari minuman bersifat diuretik

Meski sudah makan sahur, terkadang sebagian orang pernah mengalami lemas dan mudah merasa lapar saat berpuasa.

Ahli gizi dari Universitas Gadjah Mada, Aviria Ermamilia, membagikan strategi memilih menu sahur agar energi lebih stabil dan rasa kenyang bertahan lebih lama sepanjang hari.

Menurut dosen Departemen Gizi dan Kesehatan FKKMK UGM itu, waktu makan sahur juga berpengaruh terhadap daya tahan tubuh saat berpuasa.

“Upayakan makan sahur mendekati waktu imsak dan pastikan komposisinya bergizi seimbang, terdiri dari karbohidrat, protein, sayur, dan buah,” Dikutip dari laman UGM Minggu, (22/2/2026).

1. Pilih karbohidrat kompleks agar kenyang lebih lama

Aviria menyarankan untuk tidak asal memilih sumber karbohidrat. Ia menekankan pentingnya karbohidrat kompleks karena jenis ini dicerna lebih lambat sehingga membantu menjaga rasa kenyang.

Beberapa contoh karbohidrat kompleks antara lain nasi merah, roti gandum utuh, dan oat. Jenis makanan ini melepaskan energi secara bertahap sehingga tubuh tidak cepat “kehabisan bahan bakar” saat beraktivitas.

2. Lengkapi dengan protein dan serat

Selain karbohidrat, asupan protein juga tak kalah penting. Sumber protein seperti kacang-kacangan, telur, ikan, dan daging membantu mempertahankan massa otot sekaligus memberi efek kenyang lebih lama.

Jangan lupakan sayur dan buah yang kaya serat. Serat berperan memperlambat proses pencernaan serta membantu menjaga kebugaran tubuh selama puasa. Kombinasi protein dan serat inilah yang membuat energi lebih stabil dan tidak mudah lapar.

Memperhatikan asupan cairan pada tubuh. Minumlah air putih dalam jumlah cukup saat sahur untuk mencegah dehidrasi di siang hari.

3. Batasi garam dan makanan awetan

Menu sahur sebaiknya tidak didominasi makanan tinggi garam atau makanan awetan. Kandungan natrium yang berlebihan dapat membuat tubuh menarik cairan dari sel sehingga meningkatkan risiko dehidrasi.

Akibatnya, rasa haus bisa muncul lebih cepat saat berpuasa.

4. Hindari minuman bersifat diuretik

Teh, kopi, dan minuman bersoda sebaiknya tidak menjadi pilihan utama saat sahur. Minuman dengan efek diuretik dapat memicu produksi urine lebih sering sehingga tubuh kehilangan lebih banyak cairan.

Dengan memilih makanan yang tepat, waktu sahur yang optimal, serta mencukupi cairan, tubuh bisa tetap bertenaga dan tidak mudah lapar hingga waktu berbuka tiba.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang