Top 6+ Tips Mengonsumsi Mie Instan yang Aman dan Sehat Menurut Ahli Gizi

6 Tips Mengonsumsi Mie Instan yang Aman dan Sehat Menurut Ahli Gizi, 1. Kurangi penggunaan bumbu, 2. Tambahkan sayuran sebagai sumber protein, 3. Pilih varian mie instan yang lebih hemat, 4. Hindari menggoreng ulang, 5. Tentukan porsi yang tepat, 6. Cukupi kebutuhan cairan

Mie instan selalu menjadi pilihan praktis makan saat lapar datang. Namun, dibalik gurih dan lezatnya makan mie instan, ada sejumlah efek samping yang perlu kamu waspadai.

Kandungan natrium yang tinggi, minim serat serta adanya bahan tambahan lainnya dinilai kurang ideal untuk dikonsumsi secara rutin.

Sayangnya, kebiasaan mie instan secara berlebihan bisa mempengaruhi kesehatan pencernaan, tekanan darah, dan ketidakseimbangan nutrisi harian yang seharusnya didapat oleh tubuh.

Lantas, bagaimana cara mengonsumsi mie instan yang aman bagi tubuh menurut ahli? Berikut penjelasan ahli gizi.

Tips mengonsumsi mie instan yang aman bagi tubuh

Maka dari itu, sejumlah ahli gizi memberikan tips cara mengonsumsi mie instan. Mie instan sebaiknya dibatasi hanya 1-2 kali dalam seminggu saja. Hal ini agar tubuh tidak menerima asupan garam dan bahan tambahan secara berlebihan.

Selain itu, ada beberapa tips aman dan sehat makan mie instan, antara lain:

1. Kurangi penggunaan bumbu

Mie instan merupakan makanan dengan kandungan natrium yang besar. Natrium ini berasal dari bumbu kemasan yang ada mie instannya.

Sebagai gantinya, kamu bisa menambahkan bumbu dapur alami seperti bawang putih, bawang merah, cabai atau berbagai rempah lainnya. Selain memberikan rasa gurih alami, bumbu ini juga mengurangi asupan garam berlebihan dalam tubuh.

2. Tambahkan sayuran sebagai sumber protein

Untuk menambah kandungan gizi yang seimbang masukkan sayuran segar seperti bayam, sawi, wotel atau brokoli kedalam mie instan. Sayuran ini dapat memberikan tambahan serat dan vitamin yang dibutuhkan tubuh.

Kamu juga bisa menambahkan telur, tahu, tempe atau daging tanpa lemak yang bisa menambah hidangan lebih lengkap.

3. Pilih varian mie instan yang lebih hemat

Kini sudah banyak pilihan mie instan dengan bahan dasar serat dan biji-bijian utuh. Kamu bisa memilih varian mie tersebut agar lebih sehat.

Kamu juga bisa memilih varian mie instan yang rendah natrium atau menggunakan bahan organik.

4. Hindari menggoreng ulang

Pastikan kamu memperhatikan cara memasak mie instan yang benar. Jika aturan memasak dalam mie instan adalah direbus, maka pastikan untuk tidak digoreng kembali.

Hal ini karena mie instan yang sudah kaya dengan asupan kalori justru bisa menambahkan lemak jenuh yang berlebihan dalam mie instan.

5. Tentukan porsi yang tepat

Pahami jika mengonsumsi mie instan secara berlebihan tentu tidak baik bagi tubuh. Sebaiknya hindari makan mie instan setiap hari terutama dalam porsi yang cukup besar.

Jangan lupa, tambahkan dengan makanan lainnya seperti telur, sayur, dan daging rendah lemak. Tambahan makanan ini bisa menambah serat dan kandungan nutrisi pada mie instan.

6. Cukupi kebutuhan cairan

Mie instan memiliki kandungan natrium yang tinggi. Tidak heran, jika kamu mudah haus setelah mengonsumsi mie instan, maka pastikan kamu mencukupi air putih dan memenuhi cairan agar tubuh tetap terhidrasi.

Minum air putih juga bisa mengoptimalkan kinerja ginjal. Jadi usai makan mie instan, pastikan kamu sudah minum air putih sesuai dengan anjuran.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang