Anak-anak Boleh Minum Susu Kemasan, Apa Benar? Ini Penjelasan Ahli Gizi

susu kemasan, susu pasteurisasi, makanan pendamping ASI, Anak-anak Boleh Minum Susu Kemasan, Apa Benar? Ini Penjelasan Ahli Gizi

Konsumsi susu kemasan biasanya dibatasi pada anak-anak. Selain porsi susu, ada juga ketentuan mengenai usia minimum anak yang boleh mengonsumsi susu selain ASI.

Dokter sekaligus ahli gizi Vrischika "Chika" Chabella mengatakan, anak-anak boleh minum susu kemasan pasteurisasi. Namun, ada usia minimum dan porsi tertentu.

"Biasanya susu pasteurisasi itu direkomendasikan sama dokter biasanya di atas (usia) 12 bulan," kata Chika saat ditemui media usai konferensi pers susu Hometown Artisan Dairy di Mal Summarecon Serpong, Tangerang, Rabu (6/5/2026).

Anak minum susu kemasan

Minum susu pasteurisasi tetap ada aturan

Susu pasteurisasi merupakan susu segar yang telah dipanaskan pada suhu 70-80 derajat selama 15–20 detik untuk membunuh bakteri patogen, tanpa merusak nutrisi susu.

Aturan mengonsumsi susu pasteurisasi pada anak juga dibatasi sebanyak maksimal 500 mililiter per hari khusus anak berusia di bawah dua tahun.

"Karena sumber nutrisi utama masih tetap dari makanan dan susu itu lebih ke suplemen," jelas Chika.

susu kemasan, susu pasteurisasi, makanan pendamping ASI, Anak-anak Boleh Minum Susu Kemasan, Apa Benar? Ini Penjelasan Ahli Gizi

Bolehkah anak minum susu kemasan? Selain porsi susu, ada juga ketentuan mengenai usia minimum yang harus diperhatikan.

Di luar ASI (air susu ibu), kata Chika, kebutuhan gizi anak bisa dipenuhi lewat makanan, tanpa tambahan susu kemasan.

Chika menekankan pentingnya ASI sebagai sumber nutrisi utama pada anak, sedangkan susu merupakan penambah tambahan nutrisi atau pelengkap. 

anak di bawah usia dua tahun umumnya sudah terbiasa mengonsumsi makanan pendamping ASI (MPASI) yang mudah dicerna oleh bayi.

Selain itu, sistem pencernaan dan ginjal pada anak usia di atas satu tahun juga dianggap sudah cukup matang untuk mencerna protein dari susu sapi segar.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang