Cara Membuat Donat Kampung Empuk dan Mengembang, Digoreng Tanpa Minyak
Donat kampung menjadi salah satu camilan nostalgia yang digemari banyak orang karena rasa klasiknya yang lembut dan manis.
Namun sering kali donat yang dibuat di rumah menjadi keras, bantat, atau berminyak.
Pada resep kali ini, cara menggoreng donat tidak menggunakan minyak sama sekali, tetapi memakai mentega putih sehingga hasilnya lebih wangi dan empuk.
Resep ini diadaptasi dari buku "Jakarta Street Food – Dwi Bahasa" (2017) karya Kevindra Prianto Semantri, terbitan PT Gramedia Pustaka Utama.
Dalam artikel ini, kamu akan mendapatkan panduan adonan, teknik proofing, dan cara menggoreng agar donat mengembang sempurna.
Bahan Donat Kampung
Gunakan bahan berikut sesuai takaran asli resep:
- 500 gram tepung terigu protein tinggi
- 50 gram susu bubuk
- 100 gram gula pasir
- 80 gram mentega
- 3 kuning telur
- 2 sdt ragi instan
- 200 ml air hangat
- 1 kg mentega putih (untuk menggoreng)
- 100 gram gula halus (untuk taburan)
Ilustrasi donat yang ditiriskan menggunakan sumpit.
Cara Membuat Donat Kampung
- Campur semua bahan dalam mangkuk baja, uleni dengan mixer hingga kalis (8–15 menit).
- Tutup adonan dengan lap basah, diamkan 30 menit hingga mengembang.
- Bagi menjadi bola adonan 50 gram, pipihkan, cetak berlubang.
- Diamkan kembali 15 menit agar mengembang lagi.
- Panaskan mentega putih dalam panci.
- Goreng donat hingga cokelat keemasan, balik sekali saja agar tidak menyerap lemak berlebihan.
- Angkat, tiriskan, taburi gula halus.
Rahasia Donat Mengembang dan Tidak Bantat
Tekstur adonan donat harus benar-benar kalis bukan lengket dan bukan keras. Saat ditarik, adonan terasa elastis dan tidak robek.
Jika masih menempel di tangan, berarti kurang tepung. Namun bila terlalu padat dan kaku, tambahkan air hangat sedikit demi sedikit sampai adonan kembali lentur. Adonan yang kalis inilah yang akan menghasilkan donat mengembang sempurna saat digoreng, bukan bantat dan padat.
Proses Proofing yang Tidak Boleh Dipercepat
Waktu fermentasi sangat menentukan tekstur donat. Setelah diuleni, adonan harus didiamkan minimal 30 menit hingga volumenya naik dua kali lipat. Inilah momen di mana ragi bekerja membentuk rongga udara di dalam adonan.
Setelah dicetak menjadi donat, adonan perlu diistirahatkan lagi sekitar 15 menit agar mengembang lebih lanjut. Tahap ini membuat donat terasa lebih fluffy, ringan, dan empuk ketika digigit.
Perbedaan Mentega Putih vs Minyak Saat Menggoreng
Menggoreng dengan minyak biasa sering menghasilkan sensasi “gorengan” yang berat di mulut. Sebaliknya, memakai mentega putih menghasilkan donat yang lebih lembut, tidak berminyak, dan memiliki aroma khas bakery.
Mentega putih juga memberi lapisan cokelat keemasan yang cantik pada permukaan donat serta membantu mempertahankan kelembutan di dalamnya jauh lebih lama.
Teknik Membalik Donat yang Tepat Saat Menggoreng
Saat digoreng, donat sebaiknya tidak terlalu sering dibolak-balik. Cukup balik satu kali ketika bagian bawah sudah berwarna kecokelatan. Membalik donat terlalu sering membuat adonan menyerap lebih banyak lemak dan mengubah tekstur menjadi berat.
Dengan teknik yang benar, donat akan matang merata, permukaan renyah tipis di luar, lembut di dalam, serta tidak berminyak saat disentuh.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang