Bolehkah Minum Kopi Sebelum Makan? Ini Penjelasan Ahli

Bolehkah Minum Kopi Sebelum Makan? Ini Penjelasan Ahli

Bagi banyak orang, memulai hari tanpa menyeruput secangkir kopi terasa mustahil. Aromanya membangunkan, rasanya menenangkan, dan efek kafeinnya membuat mata langsung melek.

Namun, bagaimana jika kebiasaan ini dilakukan saat perut masih kosong atau belum makan? Apakah aman?

Menurut Christina Manian, RDN, seorang ahli diet dan ahli sistem pangan berkelanjutan, sebagian besar orang sebenarnya bisa mentoleransi kopi saat perut kosong.

Tetapi, ada beberapa hal penting yang perlu kamu perhatikan, terutama jika sering merasakan sakit perut atau merasa lebih cemas setelah menyeruput kopi pagi.

Manfaat ngopi

Meski sering mendapat cap negatif, kopi juga memiliki banyak manfaat kesehatan. Berikut beberapa manfaat yang didukung penelitian:

1. Meningkatkan fokus

Kafein dalam kopi terbukti meningkatkan konsentrasi dan kewaspadaan. Menurut Manian, manfaat ini tidak bergantung pada apakah Anda sudah makan atau belum.

2. Membantu pencernaan

Kopi dapat merangsang sistem pencernaan, mulai dari produksi asam lambung, pelepasan empedu, hingga pergerakan usus besar. Hasilnya, kopi sering membuat Anda lebih cepat “buang air”.

3. Meningkatkan mood

Sebuah dosis kafein sekitar 200–250 miligram (setara secangkir kopi) terbukti meningkatkan suasana hati hingga tiga jam, bahkan membantu mengurangi efek kurang tidur.

Mengapa sebaiknya makan dulu sebelum ngopi?

Meski kopi memiliki manfaat, waktu mengonsumsinya bisa mempengaruhi bagaimana tubuh bereaksi, seperti

1. Bikin sakit perut

Kopi merangsang produksi asam lambung. Jika perut kosong, risiko munculnya nyeri perut, refluks asam, atau heartburn bisa meningkat.

2. Meningkatkan stres

Kafein dapat memicu produksi kortisol, hormon stres. Saat perut kosong, lonjakan ini bisa lebih terasa—terutama jika Anda sudah menjalani pagi yang sibuk atau penuh tekanan.

3. Bikin gemetar

Sebagian orang menjadi lebih gelisah atau gemetar jika minum kopi tanpa makanan pendamping.

Meski begitu, banyak orang lain sama sekali tidak merasakan efek ini. Kuncinya, kata Manian, adalah mendengarkan tubuh Anda sendiri.

Tips konsumsi kopi yang lebih aman

Menurut Manian, kamu tidak harus meninggalkan kebiasaan minum kopi pagi. Namun, pertimbangkan beberapa hal berikut:

Bolehkah Minum Kopi Sebelum Makan? Ini Penjelasan Ahli

1. Makan camilan kecil

Jika belum siap sarapan penuh, cukup konsumsi sesuatu yang ringan seperti:


  • Buah
  • Telur rebus
  • Roti dengan selai kacang atau alpukat

Makanan ini membantu “mengalihkan” asam lambung yang terpicu oleh kopi.

2. Pilih kopi rendah kafein

Jika tubuh Anda sensitif, opsi kopi rendah asam, kopi decaf, atau teh dapat mengurangi efek samping.

3. Perhatikan pemanis

Gula dalam kopi dapat menyebabkan lonjakan gula darah, yang kemudian berujung pada crash dan rasa lelah.

Jika ingin tetap manis, Manian merekomendasikan pemanis alami seperti madu atau maple syrup, meski keduanya tetap dapat meningkatkan gula darah.

Ia juga mengingatkan bahwa pemanis buatan seperti aspartam bisa berkaitan dengan efek kesehatan negatif.

4. Pilih biji kopi dengan rasa manis alami

Jika Anda suka kopi manis, pilih biji dengan catatan rasa seperti:

“caramel”

“chocolate”

“honey”

Jenis ini cenderung lebih manis secara alami sehingga kamu tidak butuh banyak tambahan gula.

5. Pilih tambahan susu yang tepat

Untuk kesehatan optimal, Manian menyarankan kopi hitam. Namun, susu rendah lemak atau susu nabati juga aman digunakan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang