Ini Waktu Paling Ideal Minum Kopi Saat Puasa Menurut Dokter

kopi saat puasa, Siloam Hospitals, asam lambung, Ini Waktu Paling Ideal Minum Kopi Saat Puasa Menurut Dokter

Bagi banyak orang, memulai hari tanpa secangkir kopi terasa ada yang kurang. Namun, saat bulan Ramadan, para pencinta kopi sering merasa bingung dalam mengatur jadwal konsumsi kafein agar tidak mengganggu kesehatan tubuh selama berpuasa seharian penuh.

Kata dr. Firisha Virgidewi Witjaksono, Sp.GK, mengatur waktu minum kopi saat puasa tidak boleh sembarangan.

Jika dikonsumsi pada waktu yang kurang tepat, efek kafein justru bisa memicu gangguan kenyamanan pada perut, hingga risiko kekurangan cairan yang dapat mengganggu produktivitas di siang hari.

"Idealnya diminum di antara jam buka sampai sebelum tarawih. Disiasatinya di jam tersebut supaya tidak terlalu dekat sama jam tidur," ujar dia dalam acara media gathering bersama Siloam Hospitals Mampang di Jakarta Selatan, Selasa (10/3/2026).

Hindari kopi saat sahur

Meski kopi sering dianggap sebagai penambah energi, dr. Sasha justru sangat tidak menyarankan konsumsi minuman berkafein ini saat waktu sahur. Hal ini berkaitan dengan sifat alami kafein yang memengaruhi sistem kerja tubuh.

"Pada saat sahur tidak terlalu disarankan karena kopi itu mengandung kafein, dan kafein cenderung bisa bikin lebih mudah dehidrasi dan juga bisa memengaruhi asam lambung juga nih. Jadi jangan sampai kita malah kembung perkara minum kopi saat sahur," jelas dia.

Untuk diketahui, kafein memiliki efek diuretik yang meningkatkan produksi urine. Jika dikonsumsi saat sahur, tubuh akan lebih cepat mengeluarkan cairan, sehingga risiko dehidrasi pada siang hari meningkat secara signifikan.

Melansir situs web Ayo Sehat yang dikelola oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenes RI), Jumat (13/3/2026), kafein juga dapat merangsang produksi asam lambung secara berlebih.

Kondisi perut yang akan kosong selama belasan jam setelah sahur membuat dinding lambung rentan terhadap iritasi jika dipicu oleh konsumsi kafein.

Mitos makan buah setelah ngopi saat sahur

Beberapa orang percaya bahwa rasa haus akibat kafein bisa diredam dengan mengonsumsi buah pisang saat sahur karena kandungan potasiumnya dipercaya dapat mengeluarkan kafein melalui urine, seperti natrium.

Ada juga yang menyebut bahwa mengonsumsi buah yang kandungan airnya tinggi setelah minum kopi, seperti semangka dan melon, bisa membantu mencegah dehidrasi.

Namun, dr. Sasha meluruskan bahwa metabolisme tubuh tidak bekerja secara instan untuk saling membatalkan efek negatif tersebut.

Ia menekankan bahwa waktu konsumsi tetap menjadi kunci utama yang tidak bisa digantikan oleh jenis makanan pendamping apa pun. Selain itu, air putih lebih disarankan untuk dikonsumsi saat sahur daripada kopi.

"Jadi, tetap yang namanya ngopi itu, baik saat bulan puasa maupun enggak, jamnya harus disesuaikan. Jadi, bukan berarti karena ada makanan lain terus jadi bisa ngopi kapan saja," tegas dr. Sasha.

Dengan memindahkan jam ngopi ke waktu antara berbuka dan tarawih, tubuh memiliki kesempatan untuk menetralisir efek kafein sebelum waktu tidur, sekaligus mencegah gangguan pencernaan saat lambung dalam keadaan kosong di siang hari.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang