Efek Makan Telur Setiap Hari Saat Sahur dan Buka Puasa

Telur adalah bahan pangan yang murah dan mudah didapatkan. Selain itu, telur juga bisa diolah menjadi beragam sajian yang mudah persiapannya.
Tak heran, jika telur jadi opsi pertama banyak orang dalam menentukan menu untuk sahur.
Telur bisa digoreng mata sapi, diorak-arik, atau dibuat dadar telur yang menggiurkan. Semuanya bercita rasa lezat, mengandung banyak gizi, dan tentu saja, mudah dibuat.
Namun, apa yang akan terjadi saat kita makan telur setiap hari?
Efek makan telur setiap hari
Dilansir dari laman Martha Stewart, Rabu (4/3/2026), ahli gizi menjelaskan bagaimana telur memengaruhi tubuh.
Berikut hal-hal yang akan terjadi pada tubuh jika kita makan telur setiap hari:
1. Meningkatkan asupan protein
Telur merupakan sumber protein berkualitas tinggi. Artinya, telur mengandung semua asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh tetapi tidak dapat diproduksi sendiri.
Asam amino ini penting untuk:
- membangun dan memperbaiki jaringan tubuh
- mendukung pertumbuhan otot
- membantu berbagai fungsi tubuh
Satu butir telur besar mengandung sekitar 6 gram protein, sehingga telur menjadi cara yang praktis dan mudah untuk memenuhi kebutuhan protein harian.
2. Kekebalan tubuh meningkat
Mengonsumsi telur secara rutin dapat membantu menjaga fungsi sistem imun. Hal ini karena protein dari makanan dibutuhkan tubuh untuk memproduksi protein imun seperti antibodi, yang membantu tubuh merespons ancaman bakteri dan virus.
Telur juga mengandung selenium, vitamin A, vitamin B12, dan zinc.
Nutrisi tersebut berperan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh tetap sehat.
Selain itu, kuning telur merupakan salah satu sumber alami vitamin D, yang membantu mengatur sistem kekebalan tubuh, baik pertahanan awal maupun respons imun yang lebih spesifik.
3. Membantu kenyang lebih lama
Pengaruh ketiga ini, adalah yang paling relevan dengan bulan puasa. Karena menurut ahli gizi, telur dapat meningkatkan rasa kenyang.
Hal ini berkat kandungan protein dan lemak di dalam telur. Kedua nutrisi ini memperlambat proses pengosongan lambung, sehingga rasa kenyang bertahan lebih lama setelah makan.
Protein dan lemak juga merangsang pelepasan hormon pengatur nafsu makan seperti peptide YY dan GLP-1, yang memberi sinyal ke otak bahwa tubuh sudah cukup makan.
Akibatnya, konsumsi telur dapat membantu mengurangi asupan kalori dan kebiasaan ngemil di antara waktu makan.
4. Dapat menjaga kesehatan mata
Mengonsumsi telur setiap hari juga meningkatkan asupan nutrisi yang baik untuk mata.
Kuning telur mengandung lutein dan zeaxanthin, dua senyawa yang penting bagi kesehatan penglihatan.
Kedua zat ini:
- membantu menyaring cahaya biru
- melindungi jaringan mata dari kerusakan akibat cahaya dan proses penuaan
Asupan lutein dan zeaxanthin yang lebih tinggi juga dikaitkan dengan risiko lebih rendah mengalami degenerasi makula terkait usia, salah satu penyebab utama gangguan penglihatan pada orang tua.
Berapa banyak telur yang aman dimakan?
Ilustrasi telur ayam. Berapa batas aman makan telur setiap hari?
Bagi sebagian besar orang dewasa yang sehat, 1–2 butir telur per hari dianggap aman. Namun, ada beberapa pengecualian.Sebagian orang memiliki hiperkolesterolemia familial, yaitu kondisi genetik yang membuat kadar kolesterol mudah meningkat. Pada kondisi ini, konsumsi telur biasanya disarankan dibatasi sekitar 3–4 butir per minggu.
Telur juga termasuk salah satu alergen makanan yang cukup umum. Jika seseorang memiliki alergi telur, maka sebaiknya menghindarinya sepenuhnya.
Selain itu, mengonsumsi telur mentah atau setengah matang berisiko menyebabkan infeksi bakteri Salmonella.
Untuk alasan keamanan, telur sebaiknya dimasak hingga matang, terutama jika disajikan kepada anak kecil, lansia, ibu hamil, atau orang dengan sistem imun lemah.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang