Tips Aman Minum Kopi Saat Puasa agar Tubuh Tetap Bugar
Minum kopi sudah menjadi bagian dari rutinitas harian banyak orang, termasuk saat bulan puasa. Tidak sedikit yang tetap mengonsumsi kopi untuk membantu menjaga fokus dan mengurangi rasa lelah.
Namun, konsumsi kopi saat bulan puasa tidak bisa dilakukan sembarangan. Jika tidak diperhatikan, kebiasaan ini justru dapat memicu dehidrasi hingga mengganggu kualitas tidur.
Dokter spesialis gizi klinik, dr. Jovita Amelia menjelaskan bahwa kopi tetap boleh dikonsumsi selama puasa, selama tidak ada masalah lambung dan dikonsumsi pada waktu yang tepat.
“Mengonsumsi kopi saat puasa aman, asal tidak ada masalah lambung dan diminum di saat yang tepat,” jelasnya kepada Kompas.com, Kamis (26/2/2026).
Agar tetap aman, berikut beberapa tips minum kopi saat puasa yang perlu diperhatikan.
Tips Minum Kopi Saat Puasa
1. Pilih Waktu yang Tepat
Waktu konsumsi menjadi faktor penting saat ingin minum kopi di bulan puasa. Kopi tidak disarankan dikonsumsi saat sahur karena memiliki sifat diuretik yang dapat meningkatkan produksi urine dan mempercepat keluarnya cairan tubuh. Hal ini dapat meningkatkan risiko dehidrasi selama berpuasa.
Sebaliknya, kopi lebih dianjurkan diminum saat berbuka puasa karena tubuh masih memiliki waktu untuk menggantikan cairan yang hilang.
2. Batasi Jumlah Konsumsi
Meski boleh dikonsumsi, jumlah kopi tetap perlu dibatasi. Konsumsi kafein yang berlebihan dapat memicu berbagai keluhan, seperti jantung berdebar, gelisah, hingga sulit tidur.
“Untuk kopi disesuaikan dengan sensitivitas terhadap kopi, jangan sampai konsumsi minuman selama puasa mengganggu kesehatan,” kata dr. Jovita.
Maka dari itu, penting untuk menyesuaikan jumlah kopi dengan toleransi tubuh masing-masing agar tidak menimbulkan efek yang mengganggu.
3. Perhatikan Kondisi Lambung
Bagi orang yang memiliki riwayat gangguan lambung, konsumsi kopi perlu dilakukan dengan lebih hati-hati.
Kafein dapat merangsang produksi asam lambung yang pada sebagian orang dapat menimbulkan rasa tidak nyaman.
Jika muncul keluhan seperti perih atau mual, sebaiknya konsumsi kopi dikurangi atau dihindari.
4. Hindari Minum Terlalu Dekat dengan Waktu Tidur
Kopi yang dikonsumsi terlalu dekat dengan waktu tidur dapat memengaruhi kualitas istirahat.
Kafein bekerja dengan merangsang sistem saraf pusat sehingga meningkatkan kewaspadaan. Pada sebagian orang, efek ini dapat bertahan cukup lama.
Akibatnya, seseorang bisa mengalami kesulitan tidur yang berdampak pada kondisi tubuh keesokan harinya.
5. Cukupi Kebutuhan Cairan Tubuh
Selain memperhatikan konsumsi kopi, penting juga untuk memastikan kebutuhan cairan tubuh tetap terpenuhi selama puasa.
Minum air putih yang cukup saat berbuka hingga sahur dapat membantu menjaga keseimbangan cairan sehingga efek diuretik dari kopi tidak terlalu berdampak.
Dengan mencukupi kebutuhan cairan, tubuh juga akan terasa lebih segar dan tidak mudah lemas saat beraktivitas di siang hari.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang