Karbohidrat Kompleks Saat Sahur Membantu Menjaga Energi Saat Puasa
Karbohidrat yang dikonsumsi saat sahur berperan penting dalam menjaga energi tubuh selama berpuasa sepanjang hari.
Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga RS Pondok Indah, dr. Risky Dwi Rahayu, M.Gizi, Sp.K.O, mengatakan jenis karbohidrat yang dipilih sebaiknya berasal dari karbohidrat kompleks agar energi tubuh lebih stabil.
“Untuk mempertahankan energi sepanjang hari, pilih karbohidrat kompleks saat sahur dan berbuka,” ujar dr. Risky kepada pada Rabu (25/2/2026).
Menurut dia, pemilihan karbohidrat yang tepat membantu tubuh memiliki cadangan energi yang lebih tahan lama selama puasa.
Karbohidrat kompleks membantu energi lebih stabil
Karbohidrat merupakan sumber energi utama bagi tubuh. Namun tidak semua jenis karbohidrat memberikan efek yang sama terhadap tubuh.
Karbohidrat kompleks dicerna lebih lambat oleh tubuh sehingga energi yang dihasilkan dilepaskan secara bertahap.
Kondisi ini membantu menjaga energi tubuh tetap stabil saat berpuasa sepanjang hari.
Sebaliknya, karbohidrat sederhana biasanya diserap tubuh dengan sangat cepat sehingga energi yang dihasilkan juga cepat habis.
Penting bagi orang yang tetap berolahraga
Ilustrasi olahraga. Dokter olahraga dr. Risky Dwi Rahayu menyarankan memilih karbohidrat kompleks saat sahur agar energi tubuh tetap stabil selama menjalani puasa.
Pemilihan karbohidrat kompleks menjadi lebih penting bagi orang yang tetap aktif berolahraga selama bulan Ramadhan.
Asupan energi yang stabil membantu tubuh tetap bertenaga saat menjalani aktivitas fisik.
Risky mengatakan kebutuhan nutrisi saat sahur dan berbuka perlu diperhatikan agar tubuh tetap mampu menjalankan aktivitas harian.
“Sahur dan berbuka puasa sebaiknya tetap mempertimbangkan kecukupan zat gizi seperti karbohidrat kompleks, protein berkualitas baik, lemak, dan cairan,” jelasnya.
Kombinasi nutrisi tersebut membantu tubuh memperoleh energi yang cukup sekaligus mendukung aktivitas fisik selama puasa.
Hindari karbohidrat yang cepat diserap
Selain memilih karbohidrat kompleks, Risky juga menyarankan agar membatasi konsumsi gula sederhana.
Karbohidrat sederhana seperti gula dapat memberikan energi yang cepat, tetapi tidak membantu menjaga stamina tubuh dalam waktu lama.
Energi yang cepat habis dapat membuat tubuh lebih mudah merasa lemas saat berpuasa.
Karena itu, pemilihan makanan saat sahur perlu dilakukan dengan lebih bijak agar energi tubuh dapat bertahan lebih lama.
Menjaga energi selama puasa
Pemenuhan karbohidrat kompleks saat sahur membantu tubuh memiliki cadangan energi yang lebih stabil.
Dengan memperhatikan jenis karbohidrat serta keseimbangan nutrisi lainnya, tubuh dapat menjalani aktivitas harian dengan lebih optimal selama bulan Ramadhan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang