Tips agar Tetap Fit Saat Puasa Meski Tanpa Kopi

Tips agar Tetap Fit Saat Puasa Meski Tanpa Kopi

Rasa kantuk dan lemas saat puasa sering menjadi keluhan banyak orang, terutama pada siang hari ketika tubuh tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman.

Tidak sedikit yang mengandalkan kopi saat sahur untuk mencegah kantuk. Namun, kebiasaan ini justru tidak disarankan karena dapat meningkatkan risiko dehidrasi selama puasa.

Sebagai gantinya, Dokter Spesialis Gizi Klinik, dr. Jovita Amelia, M.Sc., Sp.Gk., menyarankan untuk memperhatikan pola makan saat sahur serta kualitas tidur agar tubuh tetap bugar sepanjang hari.

Ia menjelaskan bahwa salah satu kunci agar tidak mudah mengantuk saat puasa adalah dengan mengatur asupan makanan saat sahur.

Sahur dengan Karbohidrat Kompleks

Menurut dr. Jovita, konsumsi karbohidrat kompleks saat sahur dapat membantu menjaga energi lebih stabil sepanjang hari.

“Karbohidrat yang dikonsumsi sebaiknya jenis kompleks seperti nasi, gandum, kentang, atau ubi,” tuturnya saat diwawancarai oleh Kompas.com, Kamis (26/2/2026).

Karbohidrat kompleks dicerna lebih lambat oleh tubuh sehingga pelepasan energi berlangsung secara bertahap. 

Hal ini membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil dan mencegah rasa lemas maupun kantuk berlebihan.

Selain itu, makanan jenis ini juga dapat membuat rasa kenyang bertahan lebih lama sehingga tubuh tidak cepat merasa lelah selama menjalani puasa.

Sebaliknya, konsumsi karbohidrat sederhana seperti roti putih, kue, gorengan, atau makanan berbahan tepung sebaiknya dibatasi.

Jenis makanan ini dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat, tetapi juga diikuti penurunan drastis yang membuat tubuh lebih mudah merasa lelah dan mengantuk.

Hindari Makan Berlebihan saat Sahur

Selain jenis makanan, jumlah konsumsi saat sahur juga perlu diperhatikan. Makan dalam jumlah berlebihan justru dapat menyebabkan tubuh terasa tidak nyaman dan memicu rasa kantuk setelahnya.

Di samping itu, makan berlebihan juga dapat mengganggu kualitas tidur setelah sahur karena perut terasa penuh.

Oleh sebab itu, sahur sebaiknya dilakukan dengan porsi yang cukup dan seimbang agar tubuh tetap nyaman dan berenergi.

Cukupi Kebutuhan Tidur

Selain pola makan, kualitas tidur juga menjadi faktor penting dalam menjaga kondisi tubuh selama puasa.

Kurang tidur atau kebiasaan begadang bisa membuat tubuh lebih mudah lelah dan mengantuk di siang hari.

Tidur yang cukup membantu tubuh memulihkan energi sehingga aktivitas selama puasa dapat dijalani dengan lebih optimal.

Dengan waktu istirahat yang cukup, tubuh juga akan lebih siap menjalani aktivitas di siang hari tanpa merasa cepat lelah.

Pada akhirnya, menjaga kebugaran saat puasa tidak hanya bergantung pada satu faktor, tetapi merupakan kombinasi dari pola makan dan gaya hidup secara keseluruhan.

Selain memperhatikan asupan makanan dan tidur, penting juga untuk menjaga aktivitas harian tetap seimbang agar tubuh tidak terlalu lelah.

Dengan memilih jenis makanan yang tepat saat sahur, mengatur porsi makan, serta mencukupi waktu istirahat, rasa kantuk di siang hari dapat dikurangi tanpa perlu bergantung pada kopi.

Dengan demikian, puasa tetap dapat dijalani dengan tubuh yang lebih fit dan energi yang terjaga sepanjang hari.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang