Cegah Lemas dan Dehidrasi Saat Puasa, Ini Daftar Buah Terbaik untuk Menu Sahur

Cegah Lemas dan Dehidrasi Saat Puasa, Ini Daftar Buah Terbaik untuk Menu Sahur

Pilihan menu saat sahur memegang peranan kunci dalam menentukan stamina seseorang selama menjalankan ibadah puasa seharian penuh.

Selain karbohidrat kompleks, asupan buah-buahan menjadi komponen yang tidak boleh terlewatkan untuk mencegah tubuh cepat lemas dan mengalami dehidrasi.

Kandungan air dan vitamin dalam buah berfungsi sebagai cadangan energi sekaligus penjaga imunitas tubuh di tengah cuaca yang tidak menentu. Lantas, apa saja buah yang direkomendasikan?

Buah-buahan untuk sahur

Quality Assurance Specialist di industri food and beverage sekaligus kreator konten @anakpanganindonesia, Erwin Setiawan, menyarankan buah-buahan yang airnya tinggi.

"Buah-buahan yang water activity atau airnya tinggi, seperti semangka, itu boleh. Kemudian jeruk untuk nambah vitamin," ujar Erwin di Group media Interview TikTok bertajuk "#SerunyadiTikTok: Kiat Jalani Bulan Ramadan dengan Lebih Sehat dan Seimbang bersama Kreator TikTok" di Jakarta Selatan, Kamis (26/2/2026).

Cegah Lemas dan Dehidrasi Saat Puasa, Ini Daftar Buah Terbaik untuk Menu Sahur

Ilustrasi semangka. Meskipun semangka tersedia sepanjang tahun, kualitas rasa tertinggi biasanya diperoleh saat musim kemarau, ketika kadar air dalam buah lebih seimbang dan manisnya lebih kuat.

Erwin mengatakan, memilih buah yang mudah ditemukan dan terjangkau adalah langkah paling praktis untuk menjaga pola makan.

Buah-buahan dengan kandungan air melimpah seperti semangka dan melon sangat disarankan untuk menjaga hidrasi tubuh agar tidak gampang haus.

"Ada melon, kandungan gizinya tinggi juga sama kayak semangka. Jadi tiga buah itu sih, semangka, jeruk, dan melon, yang menurut aku harganya paling murah, terjangkau, dan tidak susah dicari," ucap Erwin.

Selain trio buah tersebut, pepaya juga menjadi alternatif yang sangat baik untuk stok di rumah. Dengan kadar air mencapai sekitar 70 persen, pepaya efektif membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh, baik saat dikonsumsi pada waktu sahur maupun berbuka puasa.

"Pepaya juga bagus karena dia kadar airnya tinggi, jadi bisa untuk jadi stok pas sahur ataupun pas buka puasa," tutur dia.

Vitamin C sebagai penjaga imunitas

Cegah Lemas dan Dehidrasi Saat Puasa, Ini Daftar Buah Terbaik untuk Menu Sahur

Ilustrasi jambu air

Selain hidrasi, tantangan saat berpuasa adalah menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah jatuh sakit, terutama di kota besar dengan tingkat polusi tinggi.

Konsumsi vitamin C yang cukup saat sahur dipercaya dapat membentengi tenggorokan dari risiko radang dan meningkatkan sistem imun.

"Biasanya kalau jeruk itu nambah vitamin, imun. Terus untuk menjaga tenggorokan karena di Jakarta itu banyak polusi dan lain sebagainya, itu jaga banget dari radang tenggorokan," jelas pria yang aktif memberikan edukasi pangan di TikTok ini.

Erwin juga merekomendasikan beberapa pilihan buah lain yang kaya akan vitamin C, tetapi tetap ramah di kantong masyarakat luas selain jeruk, yaitu jambu air.

Pentingnya stok buah di rumah

Menyetok buah di rumah penting agar keluarga konsisten menjalankan pola makan sehat selama Ramadhan.

Erwin menyarankan  agar masyarakat lebih fokus pada buah-buahan lokal yang fungsional daripada mencari buah impor yang sulit didapat.

Dengan mengombinasikan buah tinggi air dan kaya vitamin C, tubuh diharapkan tetap mampu beraktivitas secara produktif tanpa merasa lunglai meski sedang berpuasa.

"Sebenarnya kalau kita ngomongin buah-buahan mana yang paling bagus, tergantung kebutuhannya apa. Kalau puasa itu kan butuh energi, salah satunya jaga imun, itu kalau bisa banyak-banyakin vitamin C," pungkas Erwin.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang