Top 15+ Makanan Ini Malah Bikin Cepat Lapar Jika Dimakan Saat Sarapan, Ada Sereal hingga Kopi Kekinian

sarapan, menu sarapan, 15 Makanan Ini Malah Bikin Cepat Lapar Jika Dimakan Saat Sarapan, Ada Sereal hingga Kopi Kekinian

Sarapan sering disebut sebagai waktu makan paling penting dalam sehari. Namun, tidak semua menu sarapan memberikan manfaat yang sama bagi tubuh.

Pilihan makanan yang salah justru dapat memicu lonjakan gula darah dan membuat Anda merasa lapar lebih cepat sebelum waktu makan siang tiba.

Melansir data dari Healthline, sarapan yang ideal seharusnya mengandung kombinasi protein, serat, dan lemak sehat.

Ketiga komponen ini berfungsi menjaga rasa kenyang lebih lama, ditambah dengan karbohidrat kompleks sebagai sumber energi instan.

Sayangnya, banyak menu sarapan populer yang justru tinggi gula dan rendah nutrisi.

Berikut adalah daftar 15 makanan sarapan yang sebaiknya dibatasi serta 10 alternatif sehat yang bisa Anda coba.

15 Makanan Sarapan yang Harus Diwaspadai

1. Sereal Tinggi Gula

Meski praktis, sereal manis biasanya rendah protein dan tinggi karbohidrat olahan. Hal ini menyebabkan lonjakan hormon insulin yang memicu rasa lapar dan iritabilitas tak lama setelah makan.

2. Pancake dan Waffle

Keduanya sering dibuat dari tepung putih halus dan disajikan dengan sirup jagung yang kaya gula. Menu ini tinggi kalori dan lemak namun sangat rendah serat.

3. Roti Bakar Mentega

Hampir seluruh kalori pada menu ini berasal dari karbohidrat roti dan lemak mentega. Tanpa tambahan protein, menu ini tidak akan memberikan energi yang bertahan lama.

4. Muffin

sarapan, menu sarapan, 15 Makanan Ini Malah Bikin Cepat Lapar Jika Dimakan Saat Sarapan, Ada Sereal hingga Kopi Kekinian

Ilustrasi muffin.

Banyak yang mengira muffin sehat karena mengandung gandum atau buah. Faktanya, sebagian besar muffin dibuat dengan minyak dan gula berlebih, bahkan satu buah muffin bisa mengandung hampir 400 kalori.

5. Jus Buah Kemasan

Berbeda dengan buah utuh, jus buah kehilangan serat esensialnya. Kandungan gulanya yang tinggi menjadikannya pilihan yang kurang mengenyangkan dibandingkan memakan buah langsung.

6. Pastry (Donat dan Danishes)

Makanan ini kaya akan lemak dan kalori, namun sangat minim nutrisi. Mengonsumsinya sebagai menu harian hanya akan membuat Anda lemas di tengah hari.

7. Yogurt Rendah Lemak Berpemanis

Yogurt yang telah dihilangkan lemaknya sering kali ditambah banyak gula untuk menjaga rasa. Hal ini justru mengurangi efek mengenyangkan dari yogurt tersebut.

8. Bar Sereal (Breakfast Bars)

Banyak produk energy bar yang beredar di pasar merupakan makanan olahan tinggi gula. Jika ingin mengonsumsinya, pastikan mengandung setidaknya 10 gram protein per porsi.

9. Daging Olahan (Bacon dan Sosis)

Daging seperti ham dan sosis tinggi akan garam dan zat aditif seperti nitrit. Konsumsi berlebih dikaitkan dengan risiko tekanan darah tinggi dan masalah kesehatan jangka panjang lainnya.

10. Biscuits and Gravy

Menu tradisional Amerika ini sangat tinggi lemak dan tepung putih. Kandungan lemak yang berlebih dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan rasa begah yang tidak nyaman.

11. Smoothie Siap Saji

Beberapa smoothie komersial menggunakan bubuk premiks dan pemanis tambahan.

"Smoothie cenderung rendah protein, sehingga tidak akan membuat Anda kenyang lama," tulis laporan tersebut.

12. Menu Fast-Food

Sandwich telur atau burrito dari restoran cepat saji biasanya padat kalori dan karbohidrat olahan. Jika terpaksa, hindari tambahan hash brown dan pilih minuman tanpa gula.

13. Minuman Kopi Kekinian

Mochaccino atau Caramel Macchiato bisa mengandung hingga 70 gram gula (sekitar 280 kalori). Ini adalah cara tercepat untuk menaikkan kadar gula darah secara tidak sehat.

14. Hash Brown Beku

Meski terlihat seperti kentang biasa, produk beku ini umumnya sudah digoreng sebelumnya (pre-fried), sehingga tinggi lemak trans yang memicu peradangan.

15. Bagel

Satu buah bagel besar bisa mengandung 350 kalori dan 70 gram karbohidrat tanpa serat. Sebaiknya batasi konsumsi hingga setengah porsi dengan topping bergizi.

10 Alternatif Sarapan Sehat untuk Dicoba

sarapan, menu sarapan, 15 Makanan Ini Malah Bikin Cepat Lapar Jika Dimakan Saat Sarapan, Ada Sereal hingga Kopi Kekinian

Ilustrasi sarapan. Berikut ini adalah 13 jenis makanan yang terbukti dapat meningkatkan nafsu makan anak secara alami

Untuk menjaga produktivitas, cobalah beralih ke menu yang lebih seimbang secara nutrisi. Berikut adalah rekomendasinya:
  1. Omelet sayur: Gunakan bayam, kentang, tomat, dan sedikit keju mozzarella.
  2. Roti gandum utuh: Sajikan dengan alpukat dan telur rebus.
  3. Greek Yogurt: Pilih varian full fat tanpa rasa, tambahkan buah segar dan kacang-kacangan.
  4. Sweet Potato Hash: Ubi jalar panggang dengan daging tanpa lemak dan sayuran hijau.
  5. Pancake Pisang: Terbuat dari campuran satu buah pisang lumat dan dua butir telur.
  6. Smoothie Buatan Sendiri: Campurkan sayuran hijau, buah, biji-bijian, dan bubuk protein.
  7. Bagel Gandum: Setengah porsi dengan salmon asap, bayam, dan cream cheese.
  8. Overnight Oats: Rendaman gandum dengan yogurt dan beri-berian.
  9. Apel dan Selai Kacang: Kombinasi serat dan protein yang praktis.
  10. Breakfast Burrito Sehat: Gunakan tortilla gandum, telur, alpukat, dan salsa.

Penting untuk diingat bahwa Anda tidak harus memaksa makan jika tidak merasa lapar di pagi hari. Menuruti rasa lapar alami lebih baik daripada makan berlebihan yang memicu kenaikan berat badan.

"Memilih sarapan dari makanan utuh (whole foods) daripada makanan olahan adalah pilihan terbaik untuk mengoptimalkan kesehatan dan memulai hari dengan tepat," pungkas laporan tersebut.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang