Sering Susah Tidur? Batasi Minum Kopi Setelah Jam 12 Siang

kopi, minum kopi, Sering Susah Tidur? Batasi Minum Kopi Setelah Jam 12 Siang

Seringkali kesulitan tidur malam berakar dari berbagai pilihan yang kita buat sejak siang hari, terutama terkait dengan seberapa banyak dan kapan mengonsumsi kafein.

Bagi orang yang sulit untuk memejamkan mata di malam hari, konsumsi kopi berdampak besar karena efek stimulasi dari bahan ini rupanya bisa bertahan di dalam tubuh hingga belasan jam. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui kapan harus berhenti.

Direktur Yale Pediatric Sleep Center, Dr. Craig Canapari mengatakan, sebaiknya kamu berhenti mengonsumsi kopi setelah pukul 12.00 setiap hari agar bisa mendapatkan kualitas tidur yang baik.

"Bagi kebanyakan orang, itu adalah pilihan yang cukup aman," ungkap dr. Canapari, melansir Today.com, Senin (20/4/2026).

Batas waktu minum kopi

Kafein memiliki cara kerja unik dan dampaknya bisa sangat bervariasi pada setiap individu. Beberapa orang mungkin kesulitan memejamkan mata apabila mengonsumsi minuman berkafein terlalu larut.

Meskipun ada yang efek stimulannya langsung memudar dalam beberapa jam, tidak sedikit pula yang masih merasakan efek stimulasi tersebut hingga 12 jam kemudian.

Menurut dr. Canapari, dengan menghindari asupan kafein pada jam tidur, kamu memastikan sistem saraf tidak berada dalam kondisi terlalu waspada saat waktu istirahat tiba.

Aturan 10 jam sebelum tidur untuk berhenti minum kopi

Sebagai orang dewasa, dr. Canapari menerangkan bahwa target durasi tidur ideal adalah antara tujuh hingga sembilan jam setiap malam.

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menentukan jadwal tidur yang paling sesuai antara gaya hidup tanpa mengorbankan porsi istirahat.

Setelah jadwal tersebut ditetapkan, untuk berada di sisi yang paling aman, hentikan semua konsumsi kafein setidaknya 10-12 jam sebelum tidur.

Menghentikan asupan kafein setelah melewati waktu tengah hari akan memberikan jeda waktu luang yang sangat banyak bagi tubuh untuk menetralisir efeknya.

Selain membatasi kafein, tidur yang berkualitas juga bisa dicapai dengan disiplin untuk selalu tidur pada jam yang persis sama setiap malamnya.

Selain itu, kebiasaan pola makan juga turut berperan. Usahakan untuk selalu menyelesaikan waktu makan sekitar tiga jam sebelum beranjak menuju ranjang.

"Kebiasaan-kebiasaan semacam ini membantu menciptakan batasan yang jelas atau masa transisi sebelum tidur, yang bermanfaat bagi semua kalangan usia," ujar dr. Canapari.

Waspadai sinyal sleep apnea di balik ketergantungan kafein

Ada yang perlu diwaspadai jika sudah cukup tidur malam tapi merasa butuh secangkir kopi tambahan pada sore hari agar tetap fokus.

Menurut dr. Canapari, kondisi semacam ini sebenarnya bisa menjadi sinyal dari adanya permasalahan lain. Salah satu contoh yang paling sering terjadi adalah masalah sleep apnea yang membuat kita sulit tidur nyenyak karena kurangnya pasokan oksigen. Efeknya, meski sudah tidur 8 jam tapi kita akan tetap bangun dalam kondisi tidak segar dan gampang mengantuk di siang hari.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang