Gosok Gigi Saat Puasa Apakah Membatalkan? Berikut Penjelasannya
Apakah menggosok gigi saat puasa bisa membatalkan puasa menjadi pertanyaan yang umum di bulan Ramadhan.
Puasa Ramadhan adalah ibadah yang wajib dilaksanakan oleh muslim di seluruh dunia. Yakni menahan lapar, haus, amarah, dan nafsu, sejak terbit fajar hingga matahari terbenam.
Islam juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh, salah satu contoh upaya yang umum dilakukan adalah menggosok gigi secara teratur.
Lantas, bagaimana hukum gosok gigi saat puasa?
Dikutip dari (13/4/2021), menggosok gigi saat berpuasa tidak menyebabkan puasa batal dan diperbolehkan.
Terutama Jika dilakukan sebelum waktu Dzuhur dan dengan catatan pasta gigi atau air tidak tertelan saat berkumur.
Jika air yang digunakan untuk berkumur setelah menggosok gigi ikut tertelan, maka hal itu membatalkan puasa.
Tapi, apabila menggosok gigi dilakukan selepas waktu Dzuhur, maka hukumnya berubah menjadi makruh. Artinya tidak berdosa jika dilakukan, namun akan lebih baik jika tidak dilakukan.
Sejalan dengan itu, dilansir laman Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), menurut Mazhab Syafi'I dan Hambali, gosok gigi saat puasa di waktu Dzuhur hukumnya makruh.
Sementara menurut Mazhab Maliki dan Mazhab Hanafi, dalam At-Tadzhib fi Adillati Matn al-Ghayah wa al-Taqrib karya Musthafa Dib Al-Bugha, sikat gigi saat berpuasa hukumnya mubah atau boleh dilakukan.
Menggunakan siwak atau sikat gigi dan pasta gigi saat puasa diperbolehkan. Sebab secara penggunaan alat-alat tersebut tidak untuk ditelan.
Jadi secara hukum, sikat gigi saat puasa tidak membatalkan puasa, selama air atau apa pun tidak tertelan saat melakukannya.
Kapan waktu yang tepat menggosok gigi saat puasa?
Ilustrasi sikat gigi saat puasa, apakah boleh sikat gigi saat puasa, batas waktu gosok gigi saat puasa, kapan waktu sikat gigi saat puasa, hukum sikat gigi saat puasa, berapa kali sikat gigi saat puasa.
Waktu ideal untuk menggosok gigi di bulan puasa Ramadhan adalah beberapa saat setelah makan dan setelah makan malam atau sebelum tidur.
Hal itu disampaikan oleh Dokter Spesialis Konservasi Gigi Rumah Sakit Samarinda Medika Citra, Kalimantan Timur, Ayu Rafania Atikah.
“Yang paling tepat adalah setelah sahur dan sebelum tidur malam," kata Ayu, dikutip dari (3/3/2025).
Dia menjelaskan, perubahan pola makan selama bulan suci Ramadhan dapat memicu permasalahan gigi, termasuk gigi berlubang.
"Makanan dan minuman manis serta dingin memang sering menjadi pilihan saat berbuka puasa, namun perlu diingat bahwa konsumsi berlebihan dapat berdampak negatif pada kesehatan gigi," ujarnya.
Sikat gigi di malam hari penting dilakukan karena pada saat itu produksi air liur berkurang dan bakteri berfermentasi sehingga bisa menyebabkan lubang pada gigi.
Disarankan untuk memberi jeda gosok gigi minimal 15 menit setelah makan untuk menghindari email gigi yang terkelupas saat menyikat gigi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang