Pelembap Water Based Vs Oil Based, Mana yang Cocok Dipakai Saat Puasa?

Perubahan pola makan, jam tidur, serta berkurangnya asupan cairan selama puasa sering kali memengaruhi kondisi kulit. Tak sedikit orang yang merasa kulit menjadi lebih kering, kusam, atau terasa tertarik selama bulan Ramadan.
Di sisi lain, masih banyak pemilik kulit berminyak, yang masih ragu menggunakan pelembap, karena khawatir wajah menjadi semakin berminyak atau memicu jerawat.
Padahal, menurut Dr. dr. Fitria Agustina, Sp.DVE, hidrasi kulit dan produksi minyak merupakan dua hal yang berbeda.
“Minyak dan air itu beda. Minyak disekresi oleh kelenjar minyak, sedangkan hidrasi dipengaruhi oleh lapisan kulit luar. Makanya kulit berminyak pun tetap butuh pelembap, tetapi pilih yang water-based agar tidak terasa lengket,” jelasnya saat ditemui usai acara Neutrogena Hydro Boost Your Glow 10 out of 10 di One Satrio, Jakarta, belum lama ini.
Pelembap Water Based Vs Oil Based, Mana yang Lebih Cocok?
Untuk kondisi kulit selama puasa, terutama di negara tropis seperti Indonesia, pelembap berbasis air (water-based) umumnya lebih direkomendasikan.
Tekstur yang ringan membuat pelembap jenis ini lebih mudah meresap dan terasa nyaman digunakan di cuaca panas dan lembap.
Sebaliknya, pelembap berbasis minyak (oil-based) yang terlalu pekat berpotensi terasa berat di kulit, terutama jika digunakan saat suhu udara tinggi dan produksi keringat meningkat. Pada sebagian orang, kondisi ini bahkan dapat meningkatkan risiko pori-pori tersumbat.
“Perhatikan iklim. Kita tinggal di negara tropis dengan kelembapan tinggi. Jangan hanya karena kulit terasa sangat kering lalu memilih pelembap yang terlalu thick atau oily, karena di cuaca kita justru bisa menyumbat pori dan memicu jerawat,” kata dr. Fitria.
Selain itu, ia juga mengingatkan, ada tiga komponen utama yang sebaiknya ada dalam formula pelembap, agar dapat bekerja optimal menjaga kesehatan kulit dan skin barrier, yaitu:
1. Humektan
Humektan berfungsi menarik air ke dalam kulit sehingga membantu meningkatkan hidrasi.
Salah satu contoh yang populer adalah hyaluronic acid, yang dikenal mampu mengikat air hingga 1.000 kali beratnya sendiri.
2. Emolien
Emolien membantu mengisi celah di antara sel-sel kulit sehingga permukaan kulit terasa lebih halus dan lembut. Kandungan yang termasuk emolien antara lain ceramide, kolesterol, dan asam lemak.
3. Oklusif
Oklusif berperan sebagai lapisan pelindung di permukaan kulit yang membantu mencegah air menguap keluar dari kulit atau transepidermal water loss (TEWL).
“Ketiga komponen ini bekerja secara sinergis untuk menjaga hidrasi sekaligus memperkuat fungsi pelindung kulit,” ungkapnya.
Dijelaskan dr. Fitria, cara penggunaan pelembap juga berpengaruh terhadap efektivitasnya. Sebaiknya, untuk menggunakan pelembap tidak menunggu kulit benar-benar kering setelah mencuci wajah.
“Gunakan moisturizer maksimal 10 menit setelah cuci muka saat kulit masih sedikit lembap, tetapi sudah dikeringkan dengan handuk. Dengan begitu, humektan bisa bekerja lebih maksimal mengikat air di kulit,” jelasnya.
Pilih Formula Ringan dengan Hidrasi Maksimal
Untuk membantu menjaga hidrasi kulit, produk pelembab berbasis air yang diformulasikan dengan hyaluronic acid bisa jadi pilihan.
Pasalnya, molekul ini secara alami terdapat di kulit dan dikenal memiliki kemampuan tinggi dalam mengikat air.
“Kami mengembangkan jaringan gel kaya air yang mengombinasikan hyaluronic acid, amino acids, dan electrolytes. Teknologi ini membantu meningkatkan penyerapan air, menciptakan reservoir kelembapan yang tahan lama, serta membantu menjaga fleksibilitas skin barrier sepanjang hari,” ujar Fika Yolanda, Marketing Director Kenvue Indonesia, soal rangkaian Neutrogena Hydro Boost.
Dr. Fitria menambahkan, merawat kulit selama Ramadhan, terpenting menggunakan produk secukupnya dengan fungsi yang tepat, yang dapat membantu menjaga keseimbangan kulit tanpa memicu masalah baru.
“Memilih pelembap dengan tekstur ringan, kandungan yang tepat, serta cara penggunaan yang benar dapat membantu kulit tetap terhidrasi, sehat, dan nyaman sepanjang hari meski sedang berpuasa,” pungkasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang