Lebaran Idul Fitri 2026 Pemerintah Tanggal Berapa? Berikut Penjelasannya
Mengacu pada kalender Hijriah Kementerian Agama 2026, lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi diperkirakan jatuh pada 21-22 Maret 2026.
Meski demikian, jadwal resmi Idul Fitri 2026 versi pemerintah masih perlu menunggu Sidang Isbat penetapan 1 Syawal 1447 H terlebih dahulu.
Pemerintah Indonesia melalui Kemenag melakukan penetapan awal bulan di tahun Hijriah dengan metode rukyat dan hisab dan berlaku secara nasional.
Tanggal pada kalender Kemenag hanya menjadi acuan sementara, sebab tanggal resmi Lebaran 2026 atau 1 Syawal 1447 H perlu menunggu hasil sidang isbat.
Jika melihat tanggal tersebut, ada potensi perbedaan jadwal lebaran Idul Fitri 2026 atau antara pemerintah dan Muhammadiyah.
Sebab, Muhammadiyah telah resmi mengumumkan jadwal Idul Fitri 2026 yang jatuh pada tanggal 20 Maret 2026.
Kapan Idul Fitri 2026 Muhammadiyah?
Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah mengumumkan jadwal resmi Puasa Ramadan dan lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Penetapan Idul Fitri 2026 terbit melalui Maklumat PP Muhammadiyah Nomor No. 01/MLM/I.1/B/2025 tentang Penyesuaian Penetapan 1 Ramadan 1447 Hijriah dan Penjelasan Ilmiahnya.
Berdasarkan hasil hisab hakiki wujudul hilal yang menjadi acuan organisasi, awal Ramadan 2026 jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026 dan Idul Fitri 1447 H pada Jumat, 20 Maret 2026.
Metode hisab hakiki wujudul hilal merupakan perhitungan astronomi yang menggabungkan data posisi matahari dan bulan secara akurat.
Dengan pendekatan ini, Muhammadiyah dapat menentukan awal Ramadan, Syawal, maupun Zulhijah tanpa bergantung pada pengamatan langsung.
Selain itu, Muhammadiyah telah lama menggunakan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Kalender ini berfungsi sebagai acuan resmi dalam menetapkan ibadah berbasis penanggalan Hijriah.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang