Keraton Solo Bentuk Organisasi Baru Pengelola Dana Hibah, Ini Perannya
Keraton Kasunanan Surakarta menyiapkan pembentukan organisasi baru untuk menerima dan mengelola dana hibah.
Pihak keraton menyiapkan organisasi ini setelah penunjukan KGPHPA Tedjowulan sebagai penanggung jawab pengelolaan hibah.
Lantas, apakah organisasi ini akan tumpang tindih dengan yang sudah ada?
Keraton dan LDA bentuk organisasi baru
Pembentukan organisasi baru tersebut dilakukan bersama Lembaga Dewan Adat (LDA). Ketua LDA GKR Koes Moertiyah Wandansari atau Gusti Moeng menyatakan proses pembentukan organisasi telah memasuki tahap lanjutan.
Menurut Gusti Moeng, konsep organisasi tersebut sebenarnya telah ada dan kini tinggal dimatangkan melalui sejumlah penyesuaian.
"Sebetulnya clongkrongannya sudah ada. Tinggal memastikan ini Gusti Tedjo baru ke Jakarta. Yang kita rembug direvisi. Sudah ada reng-rengannya," jelasnya saat ditemui di Sasana Handrawina. dikutip dari Tribun Solo, Senin (9/2/2026).
Organisasi tidak tumpang tindih dengan lembaga keraton
Gusti Moeng menegaskan organisasi baru tersebut tidak akan berbenturan dengan lembaga yang sudah ada di lingkungan Keraton Solo. Ia juga memastikan organisasi tersebut bukan merupakan bagian dari LDA.
"Pastinya tidak tumpang tindih dengan bebadan yang ada di keraton. Bukan LDA. LDA ini sebetulnya badan hukum yang memayungi keraton dalam kehidupan negara," tuturnya.
Organisasi ini akan bertugas membantu KGPHPA Tedjowulan dalam mengelola dana hibah Keraton Kasunanan Surakarta.
Progres pembentukan capai 75 persen
Gusti Moeng menyebut proses pembentukan organisasi telah mencapai sekitar 75 persen. Pihaknya menargetkan organisasi tersebut rampung sebelum memasuki bulan Ramadhan.
“Pastinya semua yang bekerja ditambah sentono yang belum masuk dianggap dibutuhkan yang mereka mampu. 75 persen. Saya minta sebelum masuk bulan Ramadhan sudah selesai,” jelasnya.
Apabila organisasi baru tersebut dapat terbentuk sesuai target, pencairan dana hibah berpeluang dilakukan pada triwulan pertama tahun ini.
“Kalau anggaran April triwulan akan dicairkan ini bisa nututi atau tidak,” tutur Gusti Moeng.
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Jadi Penanggung Jawab Dana Hibah Keraton Solo, Tedjowulan Bentuk Organisasi Baru Bersama LDA.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang