Timur Tengah Memanas, Travel Umrah Surabaya: 175 Jemaah Aman, 35 Segera Berangkat

Rudal Iran menghantam Hotel Palm Jumairah di Dubai, UAE
Rudal Iran menghantam Hotel Palm Jumairah di Dubai, UAE

Biro perjalanan haji dan umrah di Surabaya memastikan jemaah yang tengah berada di Tanah Suci dalam kondisi aman meski situasi keamanan di kawasan Timur Tengah tengah memanas akibat konflik Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Direktur Biro Perjalanan Haji dan Umrah Chatour Travel, KH Husaini Basir, menyampaikan saat ini terdapat sekitar 175 jemaah umrah yang berada di Mekkah dan Madinah untuk menjalankan ibadah.

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Rencananya 35 orang jamaah lagi akan diterbangkan dari Indonesia ke Arab Saudi pada minggu malam," ujar Husaini Basir, Kamis (5/3/2026).

Direktur Biro Perjalanan Haji dan Umrah Chatour Travel, KH Husaini Basir

Gunakan Penerbangan Direct

Menurut Husaini, pihaknya menggunakan penerbangan langsung (direct flight) dari Arab Saudi menuju Surabaya maupun sebaliknya. Skema ini dinilai relatif aman karena tidak melintasi wilayah yang dikategorikan sebagai zona merah konflik.

"Jalur direct ini relatif lebih aman karena melewati rute di luar zona merah," tambah Husaini.

Dengan pola penerbangan tersebut, pihak travel menilai jamaah tidak terdampak langsung oleh dinamika keamanan di beberapa negara Timur Tengah.

Tanggapi Travel Warning

Sebelumnya, Wali Kota Eri Cahyadi mengeluarkan travel warning kepada warga Surabaya agar menunda perjalanan ke kawasan Timur Tengah.

Menanggapi hal itu, Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, berharap sosialisasi kepada masyarakat dapat dilakukan tanpa memicu kepanikan.

"Banyak jalur direct yang aman dan tidak sama sekali terdampak gejolak Timur Tengah," harapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihak agen travel pun berharap pernyataan dari kepala daerah tidak menimbulkan kekhawatiran berlebihan di kalangan jamaah. Mereka meminta Kementerian Haji dan Umrah memberikan penjelasan komprehensif agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan tidak simpang siur.

Di tengah situasi yang dinamis, biro perjalanan memastikan terus berkoordinasi dengan otoritas terkait serta maskapai penerbangan guna menjamin keselamatan dan kenyamanan jamaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. (Laporan Zainal Azhari, tvOne, Surabaya)