Fakta Baru Terungkap! Bos Hanania Travel Gunakan Uang Jemaah Senilai Miliaran untuk Bayar Geng Awkarin dan Keanu

Selebgram Umrah dengan Hanania Group
Selebgram Umrah dengan Hanania Group

 Kasus dugaan penyelewengan dana jemaah umrah yang menyeret Hanania Travel masih menjadi sorotan publik. Pihak kepolisian mengungkap bahwa sebagian dana yang disetorkan calon jemaah diduga tidak digunakan sesuai peruntukannya, melainkan dialihkan untuk kepentingan lain, termasuk pembayaran influencer.

Direktur Utama Hanania Group, Ahmad Syah Farhan (ASF)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Group Travel, Ahmad Syah Farhan (ASF), telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana jemaah umrah.

Dalam proses penyidikan, polisi menemukan indikasi bahwa sebagian uang dari para jemaah tidak digunakan untuk kebutuhan perjalanan ibadah umrah seperti yang dijanjikan.

Sebaliknya, dana tersebut diduga digunakan untuk keperluan di luar operasional keberangkatan jemaah, termasuk pembayaran jasa promosi kepada sejumlah influencer media sosial.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin mengatakan kini polisi membidik pihak yang kecipratan dana jemaah, mulai dari promosi oleh selebgram ternama hingga pelacakan (tracing) aset milik tersangka utama demi memulihkan kerugian para korban.

"Uang yang digunakan, sebagian digunakan untuk kepentingan di luar dari perjalanan umrah para jamaah, sebagian juga digunakan untuk membayar influencer (pemengaruh) sebagai kepentingan marketing (pemasaran)," kata Kombes Pol Iman, dikutip VIVA Kamis, 4 Juni 2026.

Seiring dengan temuan tersebut, penyidik Polda Metro Jaya berencana memanggil beberapa influencer yang diduga pernah terlibat dalam promosi paket umrah Hanania Travel.

Nama-nama seperti Awkarin, Keanu Angelo, hingga sejumlah selebgram lain disebut masuk dalam daftar yang akan dimintai keterangan sebagai saksi.

Pemanggilan ini dilakukan untuk mendalami sejauh mana keterlibatan para influencer dalam aktivitas promosi tersebut, serta apakah mereka mengetahui adanya dugaan penyimpangan dana jemaah.

Kasus ini mencuat setelah sejumlah calon jemaah melaporkan bahwa mereka telah membayar biaya perjalanan umrah, namun gagal diberangkatkan ke Tanah Suci sesuai jadwal yang dijanjikan.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan menemukan adanya dugaan penyalahgunaan dana yang seharusnya digunakan untuk operasional perjalanan ibadah.

Hingga kini, penyidik masih terus menelusuri aliran dana serta aset milik tersangka untuk memaksimalkan upaya pengembalian kerugian para korban.

Keanu Agl bagikan ceritanya umrah bersama sahabat

Keanu Agl bagikan ceritanya umrah bersama sahabat

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari hasil pemeriksaan sementara, puluhan korban telah dimintai keterangan. Kerugian yang terverifikasi sementara mencapai miliaran rupiah, dan jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring pendalaman kasus.

Polda Metro Jaya menegaskan bahwa proses hukum akan terus berjalan, termasuk upaya tracing aset untuk membantu pemulihan dana para jemaah yang dirugikan.