Dengan Suara Bergetar, Korban Travel Umrah Hanania Kecewa Berat: Saat Saya Pecaya, Malah Ditipu

Korban Penipuan Hanania Group, Rosiani
Korban Penipuan Hanania Group, Rosiani

Polisi resmi menahan dan menetapkan Direktur Utama Hanania Group, Ahmad Syah Farhan (ASF) sebagai tersangka kasus dugaan penipuan serta penggelapan perjalanan umrah.

Tindakan pidana tersebut berdampak luas bagi banyak calon jemaah yang terpaksa batal berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah umrah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu yang menjadi korban penipuan yaitu Rosiani yang harus menelan kerugian materi hingga mencapai ratusan juta rupiah.

Bagi Rosiani tidak mudah mendapatkan uang tersebut demi mewujudkan impian beribadah umrah bersama keluarga.

Sambil menahan tangis dengan suara bergetar, Rosiani mengungkapkan kekecewaan terhadap piak Hanania yang tega mengkhianai kepercayaannya.

“Saya sama suami mengumpulkan uang ini tidak mudah, disaat saya mempercayai Hanania ini bisa memberangkatkan saya dan suami ternyata malah ditipu seperti ini,” ungkap Rosiani melalui program acara Kabar Petang, tvOne.

“Seharusnya kita berangkat tanggal 16 Juni, ternyata di tanggal 27 Mei kemarin kita dapat kabar broadcast dari Ahmad Syah Farhan (ASF) selaku owner Hanania, mereka tidak bisa memberangkatkan kami selaku jemaahnya tanpa alasan yang jelas,” sambungnya menjelaskan.

Korban Penipuan Hanania Group, Rosiani

Kasus ini membuatnya sangat emosional, karena seharusnya Rosiani akan berangkat umrah untuk pertama kalinya bersama suami, kedua orang tuanya ditambah janin yang sedang dikandungnya.

“Empat pax itu saya, suami, orang tua saya, dan juga mungkin calon bayi saya. Kebetulan saat ini saya sedang mengandung. Jadi suatu kebahagiaan tadinya bagi saya bisa umrah dalam keadaan hamil,” terangnya.

Namun bukan tanpa alasan Rosiani mempercayai Hanania untuk memberangkatkannya ke Tanah Suci.

Pasalnya, biro perjalanan umrah ini telah memberangkatkan sejumlah artis besar di tanah air bahkan telah mendapatkan rekor MURI sebagai jemaah umrah terbanyak.

“Kenapa saya percaya sekali dengan Hanania? Dia menggunakan banyak artis untuk endorse. Kenapa saya begitu yakin, karena dia sudah mencetak rekor MURI untuk jemaah terbanyak. Jadi itu membuat saya yakin sekali,” jelasnya. 

Alasan serta Kompensasi Tidak Masuk Akal

Sejumlah korban mendatangi kantor biro perjalanan tersebut demi menuntut kepastian terkait pembatalan sepihak keberangkatan umrah ke Tanah Suci.

Namun, Dirut Hanania, Ahmad Syah Farhan hanya brdalih bahwa kondisi keuangan biro travel ini sedang tidak baik.

Ironisnya, dana yang telah disetorkan para calon jemaah justru dialihkan untuk menyuntikkan modal ke perusahaan lain yang juga mengalami kesulitan secara finansial.

“Dia hanya beralasan bahwa uangnya digunakan untuk permasalahan internal mereka, tapi tidak secara spesifik,” ujarnya.

“Sedangkan solusi-solusi yang diberikan kepada kami para jemaah itu juga tidak jelas dan tidak berdasar, tidak ada buktinya,” lanjutnya.

Direktur Utama Hanania Group, Ahmad Syah Farhan (ASF)

Direktur Utama Hanania Group, Ahmad Syah Farhan (ASF)

Pihak travel menawarkan kepada para korban penjadwalan ulang atau reschedule dengan cara travel join dengan biro perjalanan umrah lainnya dan pengembalian dana. 

Namun, sejak bulan April lalu dana tersebut belum juga dikembalikan kepada para jemaah tanpa alasan yang jelas.

Kini Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional, Ahmad Syah Farhan (ASF) telah ditahan dan resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penipuan dan/atau penggelapan perjalanan umrah yang melibatkan Hanania Group.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal berlapis terkait tindak pidana penipuan penggelapan, serta tindak pidana pencucian uang (TPPU), sebagaimana diatur dalam Pasal 492 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, serta Pasal 486 dan Pasal 607 KUHP.

(kmr)