Sopir Travel Wonogiri–Jakarta Ditemukan Meninggal di Toilet SPBU Batang
Seorang sopir travel jurusan Wonogiri-Jakarta ditemukan meninggal dunia di toilet SPBU Sambong, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Selasa (17/3/2026) dini hari.
Anggota Reskrim dan Piket SPK Polres Batang menerima laporan penemuan jenazah di SPBU melalui call center 110.
Plt Kasi Humas Polres Batang Ipda Sri Widadi mengatakan, petugas yang dipimpin Kapolsek Batang langsung menuju lokasi setelah menerima laporan tersebut.
Saat tiba di tempat kejadian perkara (TKP), korban ditemukan dalam kondisi tergeletak di depan pintu belakang toilet SPBU.
Korban bernama Nanang Budiarto (43), warga Wonogiri yang bekerja sebagai sopir travel Isuzu Elf dengan nomor polisi AD 1228 HG.
"Atas informasi tersebut Kanit SPKT Polsek Batang bersama piket Reskrim dipimpin Kapolsek Batang mendatangi TKP," ujar Widadi kepada Kompas.com, Selasa (17/3/2026).
Kronologi Sopir Travel Ditemukan Meninggal di SPBU Batang
Widadi menjelaskan, seorang saksi bernama Heri Santoso (38) melaporkan penemuan orang meninggal di SPBU pada Selasa (17/3/2026) sekitar pukul 00.15 WIB.
Petugas langsung mendatangi lokasi dan menemukan korban dalam kondisi sudah tergeletak di depan pintu belakang toilet SPBU Sambong.
Sebelum ditemukan meninggal, Heri sempat melihat travel parkir di depan toilet SPBU. Korban kemudian masuk ke toilet, namun tidak kunjung keluar.
Heri yang merasa curiga kemudian masuk ke toilet untuk mengecek. Namun, korban sudah ditemukan dalam posisi jatuh tertelungkup.
Heri segera membangunkan tiga saksi lainnya, yaitu Adhi Winarno (47), Sukiyem (65), dan Tri Yulianto (35) terkait penemuan orang meninggal.
Setelah itu, Heri melaporkan kejadian tersebut ke Polres Batang melalui call center 110.
Jenazah Dibawa ke RSUD Kalisari Batang
Polisi kemudian melakukan penanganan di lokasi, mulai dari mengamankan TKP, mendata saksi, hingga berkoordinasi dengan tim medis.
Jenazah korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kalisari Batang.
Dari hasil pemeriksaan awal, korban dinyatakan telah meninggal dunia saat ditemukan.
Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, namun terdapat lebam mayat di bagian mata dan mulut.
"Hasil keterangan tim medis Bapak Eko Sutopo, perawat Puskesmas Wonotunggal yang merupakan piket malam tim medis, Pos Pam Terpadu Alun-alun," jelas Widadi.
Ia menambahkan, berdasarkan keterangan rekan korban, korban diketahui memiliki riwayat tekanan darah tinggi.
Selain itu, di dalam kendaraan juga ditemukan obat Simvastatin yang digunakan untuk menurunkan kolesterol.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang