H-2 Kick Off Piala Dunia 2026, FIFA Tiba-tiba Sebut Indonesia, Ada Kabar Baik?
Akun media sosial Instagram FIFA tiba-tiba saja menyebut nama Indonesia hanya dua hari sebelum pembukaan Piala Dunia 2026 berlangsung.
Padahal, Timnas Indonesia sudah dipastikan gagal mentas di Piala Dunia 2026 setelah disingkirkan Irak dan Arab Saudi di babak keempat kualifikasi.
Gegap gempita Piala Dunia 2026 tidak sebegitu hype seperti biasanya. Tapi bagi pecinta sepak bola, hajatan empat tahunan ini tetaplah istimewa.
Bagaimana tidak, para pemain top dari berbagai negara berkumpul untuk memperebutkan trofi Piala Dunia yang notabene jadi capaian tertinggi.
Bagi Timnas Indonesia, harapan untuk mentas di Piala Dunia 2026 sebetulnya hampir tercapai. Namun, kekalahan dari Irak dan Arab Saudi di babak keempat kualifikasi membuat mimpi mereka kandas.
Kendati demikian, hanya dua hari sebelum kick off Piala Dunia 2026, tiba-tiba saja akun media sosial resmi Instagram FIFA kembali menyebut nama Indonesia.
Sontak, hal ini membuat suporter Timnas Indonesia yang sebelumnya berharap bisa melihat negaranya tampil di Piala Dunia 2026 menyerbu akun FIFA.
Unggahan FIFA Soal Indonesia
Hariono dan Essien
Bukan partisipasi skuad Merah-putih, namun maksud FIFA menyebut Indonesia adalah karena postingan mereka mengenai beberapa pemain berpengalaman di Piala Dunia yang pernah berkarier di Liga Indonesia.
“Mereka yang pernah merasakan atmosfer #FIFAWorldCup dan juga liga Indonesia,“ tulis @fifaworldcup, Senin (8/6).
Menurut FIFA, tercatat ada delapan pemain berpengalaman Piala Dunia yang ternyata pernah mencicipi atmosfer pertandingan di Liga Indonesia.
Bahkan tak sedikit dari para pemain Piala Dunia tersebut yang menjadi legenda dari masing-masing klub Liga Indonesia berkat performa impresifnya.
Nama pertama yang masuk dalam list itu adalah Michael Essien, eks Persib Bandung yang tampil dalam Piala Dunia 2010 dan 2014 bersama timnas Ghana.
Lalu ada Pierre Njanka, bek Kamerun di Piala Dunia 1998 dan 2002 yang menjadi benteng kokoh Persija Jakarta serta Arema FC di penghujung kariernya.
Kemudian Ivan Bosnjak (Persija Jakarta) di Piala Dunia 2006 bersama Kroasia dan Peter Odemwingie (Madura United) di Piala Dunia 2010 dan 2014 untuk Nigeria.
Ada yang Berpartisipasi Lebih dari 3 Edisi Piala Dunia
Setelah eks Borneo FC Shane Smeltz untuk Selandia Baru di Piala Dunia 2010, deretan pemain lainnya mencatatkan lebih dari dua kali penampilan di pentas sepak bola akbar.
Ada Didier Zokora, gelandang Semen Padang yang bermain untuk Pantai Gading di Piala Dunia 2006, 2010, dan 2014 serta Roger Milla, striker Pelita Jaya pada 1982, 1990 dan 1994.
Dan yang terakhir Mario Kempes, legenda Argentina di Piala Dunia 1974, 1978 serta 1982 yang menutup karier manisnya bersama klub Indonesia, Pelita Jaya.
Melihat unggahan tersebut, para penggemar sepak bola Indonesia lantas bernostalgia. Mereka merindukan kisah-kisah klasik ketika para eks Piala Dunia merumput di tanah air.
Saat ini, hanya bintang Persib Bandung Frans Putros yang menjadi satu-satunya pemain di Liga Indonesia yang merumput di Piala Dunia. Ia akan bermain untuk Irak pada edisi 2026.