Inspirasi Bosnia, Pelatih Persis Harap Indonesia Lolos Piala Dunia 2030
Keberhasilan Bosnia dan Herzegovina lolos ke Piala Dunia 2026 menjadi kisah inspiratif yang menyita perhatian dunia.
Di balik pencapaian itu, tersimpan kekuatan mental, dukungan suporter, serta peran penting pemain muda yang berkembang di luar negeri.
Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, ikut menyambut kabar bahagia tersebut dengan penuh kebanggaan.
Baginya, keberhasilan timnas Bosnia bukan sekadar hasil pertandingan, tetapi cerminan dari karakter dan semangat sebuah tim.
“Ya, Bosnia punya potensi. Pemain-pemain muda. Pilihan pemain muda yang bagus, yang bermain dengan hati dan bisa mengatasi berbagai rintangan," kata mantan pelatih Arema FC itu kepada Kompas.com.
"Bahkan tim yang lebih baik dengan tradisi dan pengalaman bisa dikalahkan. Itu adalah mentalitas ketika Anda bermain tanpa beban, tidak ada yang harus kehilangan," imbuhnya.
Seperti pada laga penentuan melawan Italia menjadi bukti nyata kekuatan mental Bosnia. Bermain tanpa tekanan, mereka mampu menyamakan kedudukan sebelum akhirnya menang dramatis lewat adu penalti.
Ia pun menilai, keberanian bermain lepas justru menjadi senjata utama tim yang tidak diunggulkan. Ketika ekspektasi rendah, para pemain mampu tampil lebih berani dan efektif menghadapi lawan yang secara tradisi lebih kuat.
Peran Besar Suporter
Selain faktor teknis, atmosfer stadion juga menjadi elemen penting dalam perjalanan Bosnia menuju Piala Dunia 2026 ini.
Sebab, dukungan tanpa henti dari suporter menciptakan tekanan bagi lawan sekaligus energi tambahan bagi tim tuan rumah.
“Para pendukung menciptakan atmosfer luar biasa, dan tidak mudah bermain di Bosnia. Banyak tim kalah di sana. Bahkan saat tim kalah, para fans tetap mendukung, tidak pernah melawan pemain," tutur Milomir Seslija.
"Itulah kenapa Bosnia punya fans luar biasa, dan fans itu sangat penting,” sambungnya.
Menurutnya, loyalitas suporter menjadi fondasi kuat yang menjaga semangat tim tetap hidup, bahkan dalam situasi sulit.
Bek Sassuolo asal Bosnia bernomor punggung 80, Tarik Muharemovic, beraksi pada laga Serie A Italia antara Sassuolo dan Inter Milan di Stadion Mapei di Reggio Emilia, Italia pada 8 Februari 2026.
Harapan untuk Indonesia dan Pengembangan Pemain Muda
Kesuksesan Bosnia dan Herzegovina menembus Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi kebanggaan bagi negaranya, tetapi juga menghadirkan inspirasi bagi perkembangan sepak bola di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Ia yang telah mengenal kultur sepak bola Indonesia sejak musim 2011-2012 saat pertama kali menangani Arema itu melihat peluang besar bagi Tanah Air untuk mengikuti jejak serupa.
Baginya, keberhasilan sebuah tim nasional tidak hanya ditentukan oleh kualitas pemain di lapangan, tetapi juga oleh dukungan kolektif dari seluruh elemen sepak bola.
“Saya harap Indonesia bisa lolos ke Piala Dunia 2030. Tapi fans harus memainkan peran besar. Itu tanggung jawab besar untuk para pemain dan pelatih juga,” kata pelatih yang pernah menjabat anggota Komite Olimpiade Libya tahun 2011 itu.
Ia menekankan bahwa sinergi antara pemain, pelatih, dan suporter menjadi fondasi utama untuk menembus level tertinggi sepak bola dunia. Tanpa kolaborasi tersebut, perjalanan menuju panggung global akan terasa jauh lebih berat.
Sementara itu ia juga menyoroti bagaimana Bosnia membangun kekuatan timnasnya. Salah satu faktor kunci terletak pada keberanian pemain muda untuk berkarier di luar negeri dan merasakan atmosfer kompetisi yang lebih tinggi.
“Semakin berkembang. Mereka memperbaiki stadion dan mencoba meningkatkan liga juga. Tapi semua pemain bermain di luar negeri, di negara lain. Itulah sebabnya banyak pemain muda berkembang pesat karena bermain di liga yang kuat,” pungkas Milomir Seslija.
Karena pengalaman bermain di liga kompetitif memberikan dampak besar terhadap kualitas individu pemain, baik dari sisi teknik, mental, maupun pemahaman permainan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang