Olahraga Saat Puasa, Ini Jenis Latihan dan Waktu yang Aman untuk Melakukannya

olahraga, puasa, olahraga saat puasa, Olahraga Saat Puasa, Ini Jenis Latihan dan Waktu yang Aman untuk Melakukannya

Saat puasa, sebaiknya rutinitas olahraga yang sudah kontinyu jangan terus dihentikan begitu saja.

Saat tubuh terbiasa bergerak rutin dan menjadi kurang gerak, biasanya tubuh justru akan mudah lemas.

Meski begitu, olahraga saat puasa hendaknya disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing.

Pilih latihan yang tidak terlalu menguras energi, dan lakukan di saat yang paling aman bagi tubuh yang tengah berpuasa. 

Berikut tips olahraga saat puasa.

Tips olahraga di bulan puasa

Dilansir dari (4/4/2022), berikut tips olahraga saat puasa agar tubuh tidak mudah lemas:

1. Pilih waktu olahraga yang aman

Selama puasa, tubuh akan kehilangan sejumlah cairan tanpa ada cairan masuk yang imbang. Oleh karena itu, memilih waktu olahraga perlu dilakukan agar badan tidak mudah lemas dan dehidrasi.

Olahraga di bulan Ramadhan yang dilakukan di waktu yang sembarangan dapat membahayakan kesehatan.

Berikut rekomendasi waktu olahraga saat puasa:

90 menit sebelum berbuka puasa: Satu setengah jam sebelum berbuka puasa merupakan waktu yang tepat untuk berolahraga. Sebab, suhu pada sore hari lebih dingin sehingga tubuh tidak mudah dehidrasi.

Setelah makan malam: Olahraga selama bulan puasa juga bisa dilakukan setelah makan. Adapun olahraga setelah makan malam cocok untuk jenis olahraga yang membutuhkan energi lebih, salah satunya angkat beban.

Sebelum sahur:  Dilansir dari Arab News, olahraga bisa dilakukan pada pagi hari sebelum melakukan ibadah sahur. Bahkan sebelum sahur merupakan salah satu waktu yang tepat untuk melakukan olahraga.

2. Tentukan jenis olahraga

olahraga, puasa, olahraga saat puasa, Olahraga Saat Puasa, Ini Jenis Latihan dan Waktu yang Aman untuk Melakukannya

Ilustrasi yoga saat puasa.

Ahmed Al Sayed selaku instruktur di Fitness First mengatakan, olahraga selama puasa bisa dilakukan untuk melatih kekuatan otot, fleksibilitas, dan ketahanan.

Sebagai contoh, Anda bisa melakukan gerakan plank dan squat untuk melatih kekuatan otot.

Sementara untuk melatih fleksibilitas, Anda bisa memilih jenis olahraga seperti yoga atau peregangan.

Selanjutnya, jika Anda ingin melakukan olahraga yang melatih ketahanan tubuh, jalan cepat dan jogging bisa menjadi pilihan yang tepat.

Kendati demikian, pastikan jenis olahraga yang Anda lakukan tidak memiliki intensitas yang tinggi. Karena olahraga dengan intensitas yang tinggi akan memakan simpanan glikogen dan memaksa tubuh menggunakan protein untuk kebutuhan energi.

Hal itu akan membuat Anda kehilangan massa otot.

3. Pilih intensitas latihan yang tepat

Mengenali intensitas latihan selama bulan puasa juga perlu guna memahami batas olahraga yang  aman dilakukan.

Ciri olahraga dengan intensitas tinggi adalah apabila latihan tersebut membuat denyut nadi Anda mencapai lebih dari 150 per menit.

Selain itu, cobalah untuk berbicara setelah berolahraga. Apabila Anda masih bisa berbicara dengan lancar maka olahraga yang Anda lakukan masih termasuk kategori intensitas rendah.

Sebaliknya, jika Anda mulai terengah-engah saat berbicara, itu berarti olahraga yang Anda lakukan sudah termasuk ke dalam intensitas tinggi.

Berikut intensitas olahraga yang bisa dilakukan berdasarkan waktu olah raga:

Olahraga intensitas ringan

Olahraga intensitas ringan bisa dilakukan sebelum waktu berbuka. Sebagai contoh, Anda bisa melakukan latihan kardio dengan intensitas ringan, seperti jalan kaki, berlari kecil, bersepeda, dan peregangan atau yoga.

Jenis olahraga ini dapat dilakukan dengan perut kosong. Anda bisa kembali mengisi cairan dan energi yang hilang setelah waktu berbuka.

Olahraga dengan intensitas berat

Adapun aktivitas olahraga dengan intensitas berat disarankan dilakukan setelah berbuka, setelah tubuh terisi energi.

Pastikan bahwa Anda tidak berbuka dengan porsi telalu banyak. Makanlah secukupnya untuk membatalkan puasa kemudian bisa dilanjutkan dengan berolahraga.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang