Pengakuan Lansia 70 Tahun Hampir Jadi Korban Penculikan di PIK saat Olahraga Pagi

Aksi percobaan penculikan lansia di PIK
Aksi percobaan penculikan lansia di PIK

 Polisi terus memburu pelaku dugaan percobaan penculikan terhadap seorang pria lanjut usia (lansia) berinisial GH (70) yang terjadi di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Penjaringan, Jakarta Utara (Jakut).

"Kita menggunakan metode penyelidikan mengumpulkan alat bukti (scientific crime investigation) dengan menganalisa CCTV dan berbagai rekaman lainnya," kata Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan AKP Sampson Sosa Hutapea di Mapolsek Metro Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah rekaman kamera pengawas (CCTV) kini menjadi fokus utama penyelidikan untuk mengungkap identitas para pelaku.

Sampson mengatakan, pihaknya telah menerima laporan resmi terkait peristiwa yang terjadi pada Mei 2026 sekitar pukul 06.55 WIB tersebut.

Menurut Sampson, penyidik saat ini masih mendalami motif aksi yang dilakukan para pelaku. Polisi juga sedang memetakan pergerakan kendaraan yang digunakan dalam kejadian tersebut dengan menelusuri berbagai titik CCTV di sekitar lokasi.

"Motifnya masih kita dalami dan tim sedang menelusuri titik-titik CCTV yang mengarah kepada tempat kejadian perkara. Semoga dalam waktu dekat kita dapat mengungkap para pelaku ini," jelas Sampson.

Dari rekaman yang telah dianalisis, terlihat sebuah mobil mengikuti korban yang sedang berolahraga pagi di sekitar lingkungan rumahnya. Setelah mendekati korban, salah satu pelaku turun dari kendaraan dan mencoba memaksa korban masuk ke dalam mobil.

Meski demikian, upaya tersebut gagal setelah korban melakukan perlawanan. Pelaku yang diduga panik akhirnya melarikan diri tanpa berhasil membawa korban.

Terkait jumlah pelaku, polisi memperkirakan lebih dari satu orang terlibat dalam aksi tersebut. Dari rekaman CCTV terlihat setidaknya terdapat seorang pengemudi yang tetap berada di dalam kendaraan saat pelaku lain berusaha menarik korban.

"Yang terlihat ada satu pengemudi di dalam mobil. Kemungkinan jumlah pelaku lebih dari dua orang," ucap Sampson.

Selain memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian, polisi juga menelusuri akses keluar-masuk kawasan perumahan guna mengetahui asal dan tujuan kendaraan yang digunakan

Polisi juga memastikan korban tidak mengenal para pelaku. Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban mengaku tidak pernah memiliki masalah pribadi maupun konflik dengan pihak tertentu yang dapat menjadi latar belakang kejadian tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Korban diketahui merupakan seorang karyawan swasta berusia 70 tahun yang saat kejadian sedang menjalani rutinitas olahraga pagi. Dalam peristiwa itu, korban sempat bergulat dengan pelaku hingga keduanya terjatuh.

Beruntung, keberanian korban untuk melawan dan berteriak meminta pertolongan membuat pelaku mengurungkan niatnya. (Ant)